Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan dua tersangka baru dari pihak swasta, yakni ISM (Direktur Operasional PT Makassar Toraja) dan ASR (Komisaris PT Raudah Eksakti Utama sekaligus Ketua Umum Asosiasi Kesturi), pada Senin, 8 Juni 2026.
Penahanan dilakukan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK. Langkah tegas ini merupakan pengembangan dari kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait penyalahgunaan diskresi dan pembagian kuota haji tambahan untuk penyelenggaraan ibadah haji Indonesia periode tahun 2023–2024.
Kasus korupsi ini terjadi akibat adanya manipulasi dalam pengisian kuota haji khusus tambahan yang melebihi ketentuan undang-undang sebesar 8 persen.
Kedua tersangka diduga secara aktif mengatur agar perusahaan travel yang terafiliasi dengan kelompok mereka mendapatkan jatah kuota tambahan tersebut secara tidak sah, termasuk mendapatkan jatah percepatan keberangkatan tanpa antre.
Selengkapnya dalam video ini.
Creative/Video Editor: Leo/Yansen
Berita Terkait
-
Tak Hanya Uang Tunai, KPK Amankan Dolar AS hingga Riyal dalam OTT Bupati Muara Enim Edison
-
Nama OB Dicatut, KPK Bongkar Taktik Bupati Muara Enim Edison Tampung Duit Haram Rp2 Miliar
-
Bukan Ratusan Juta, KPK Sita Rp2 Miliar dari OTT Bupati Muara Enim Edison
-
KPK Amankan Uang Senilai Rp 2 Miliar dalam OTT Muara Enim
-
Bukan Cuma Bupati, KPK Juga Tetapkan 3 Orang Tersangka Korupsi di Disdik Muara Enim
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Rekonstruksi Kasus Day Care Little Aresha Jogja, Orangtua Emosi Maki-maki Para Pelaku
-
Kabar MBG Bakal Libatkan Kantin Sekolah, Istana: Sedang Dikaji Pimpinan BGN yang Baru
-
Detik-detik Prabowo Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN dan Said Iqbal sebagai Penasihat Presiden
-
Detik-detik Persija Kenalkan Shin Tae-yong Sebagai Pelatih Baru
-
Purbaya Tertawakan Kabar Dirinya Mundur dari Jabatan Menteri Keuangan
-
Acha Septriasa Bahas Yellow Flag yang Sering Dianggap Sepele di Pernikahan
-
Jawaban Slank Dibilang Kembali ke 'Setelan Pabrik' Usai Rilis Lagu Republik Fufufafa
-
Ada Tawaran Masuk Pemerintahan Prabowo, Andi Gani Menolak: Saya Pilih Jadi Presiden Buruh
-
Raisa Persembahkan Video Kenangan Bareng Vidi Aldiano di Konser Love & Let Go
-
Kondisi Raffi Ahmad Pasca Operasi Diungkap Aldi Taher