Suara.com - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement atau Perseroan) membukukan volume penjualan (semen dan klinker) secara keseluruhan sebesar 20.496 ribu ton pada tahun 2024, lebih tinggi +1.150 ribu ton atau +5,9% dibandingkan tahun lalu terutama dari tambahan volume PT Semen Grobogan.
Sementara komposisi penjualan semen curah domestik meningkat dari 26,7% menjadi 31,7% pada tahun 2024 karena pasokan semen ke proyek ibu kota baru dan percepatan proyek infrastruktur di Jawa. Secara keseluruhan penjualan ekspor sebesar 317 ribu ton.
Pendapatan Neto Perseroan sendiri mencapai Rp 18.548,7 miliar, naik +3,3%. Beban Pokok Pendapatan meningkat menjadi -Rp 12.487,8 miliar, naik +3,2% seiring dengan peningkatan volume penjualan. Hal ini menghasilkan marjin Laba Bruto sebesar 32,7% untuk tahun 2024.
Direktur Utama INTP, Christian Kartawijaya mengatakan beban usaha pun meningkat sebesar +2,7% menjadi minus Rp3.725, 1 miliar yang bersumber dari kenaikan volume penjualan dan biaya lainnya dari perluasan operasi di Grobogan.
Kemudian ada penurunan beban operasi lain neto sebesar -6,4% menjadi Rp57,6 miliar, sehingga margin Laba Usaha sebesar 12,9% dan EBITDA sebesar 21,2% pada tahun 2024.
"Pemanfaatan pabrik Semen Grobogan yang tinggi memungkinkan kami untuk memiliki distribusi produk yang lebih efisien dan penetrasi pasar yang lebih dalam di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan kontribusi substansial terhadap margin keseluruhan," ucap Christian di Jakarta, Selasa (25/3/2025).
Tetap Lincah di Masa yang Penuh Tantangan
Christian menuturkan, permintaan semen yang lemah akan terus berlanjut hingga awal tahun 2025 karena musim hujan yang diikuti oleh bulan puasa. Namun, pihaknya masih memperkirakan kemungkinan permintaan positif sebesar 1%-2% pada tahun ini meskipun ada pengurangan anggaran infrastruktur.
"Kami juga melihat proyek infrastruktur yang sedang berjalan masih akan diselesaikan, termasuk beberapa proyek baru dan yang sudah ada dari sektor komersial dan industri. Lebih jauh, program Pemerintah seperti perpanjangan diskon PPN untuk kepemilikan rumah baru, program tiga juta rumah per tahun, dan renovasi sekolah seharusnya menjadi pendorong positif bagi permintaan semen," terangnya.
Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) Raup Laba Bersih Rp 1,17 Triliun di 2024, Target Penjualan di 2025 Naik 10 Persen
Selama masa yang penuh tantangan ini, Christian menegaskan pihaknya lebih menekankan kebijakan pengendalian biaya, mengidentifikasi area-area yang biayanya dapat dikurangi tanpa mengorbankan kualitas dan layanan.
Peningkatan penggunaan bahan bakar alternatif dan bahan baku alternatif juga merupakan salah satu inisiatif utama tahun 2025, khususnya untuk pabrik di Grobogan dan pabrik yang di sewa di Maros, di mana kebijakan ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga secara ekonomi.
"Akhirnya, kami mengantisipasi lebih cepat dimulainya kembali aktivitas konstruksi pada awal April 2025 karena tahun lalu kegiatan tersebut jatuh pada minggu kedua April, termasuk kondisi yang lebih baik karena cuaca yang lebih kering," ungkapnya. ***
Berita Terkait
-
Emiten MPMX Raih Laba Bersih Rp582,5 miliar Sepanjang 2024
-
Laba Meroket, RUPST Bank Mandiri Setujui Pembagian Dividen Rp43,5 Triliun
-
RUPST BRI 2025: Laba Bersih Rp60,15 Triliun dan Pembagian Dividen Rp51,73 Triliun
-
Melonjak 148 Persen, AMMN Raup Laba Bersih USD642 juta Sepanjang 2024
-
Keuntungan Nike Melorot di Seluruh Dunia, Bakal Ada PHK Lanjutan?
Terpopuler
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- 7 HP Paling Murah yang Bisa Kamu Beli saat Idulfitri 2026
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri
-
Remitansi Pekerja Migran melalui BRI Lonjak 27,7 Persen di Momen Lebaran 1447 H