Keberadaan lampu tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Sejak mulai beroperasi pada 2013, PT Hankook Tire Indonesia telah berkontribusi dalam berbagai program sosial di Kabupaten Bekasi, mencakup sektor kesehatan, pendidikan, infrastruktur, sosial-keagamaan, dan lingkungan.
Seluruh inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk memastikan operasional yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Konsistensi ini mendapat pengakuan global, dengan Hankook tercatat dalam Dow Jones Sustainability Indices World (DJSI World) sejak 2016.
Dengan mengejar inovasi dan memberikan teknologi unggul sebagai inti bisnis, Hankook Tire & Technology terus aktif berinvestasi dalam memperluas peranan penting perusahaan untuk memberikan konsumen kepuasan penuh dalam berkendara.
Beroperasi di lebih dari 160 negara, Hankook memiliki delapan pabrik dan lima pusat R&D di seluruh dunia, dengan lebih dari 20,000 pekerja profesional berdedikasi tinggi.
Hankook Tire memproduksi ban berkualitas luar biasa yang berperforma tinggi untuk mobil, 4x4s, SUV, truk ringan, campers, truk, bus, dan kendaraan balap.
Hankook Tire & Technology aktif berpartisipasi dalam gagasan global yang ramah lingkungan dan berkomitmen untuk menjadikan bumi tempat yang lebih baik untuk dihuni.
Upayanya telah diakui dalam Dow Jones Sustainability Indices World (DJSI World) pada tahun 2011 dan saat ini telah masuk dalam Dow Jones Sustainability Indices World (DJSI World) selama tujuh tahun terakhir sejak tahun 2016.
Baca Juga: JIEP Gelar Lapak Pasar Sembako Murah dan Mudik Gratis
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif