Infrastruktur ini menjadi tulang punggung dalam mendistribusikan gas bumi dari sumber-sumber produksi ke pusat-pusat konsumsi.
PGN juga aktif dalam mengembangkan infrastruktur pendukung lainnya, seperti stasiun kompresor gas, stasiun pengisian bahan bakar gas (SPBG), dan fasilitas regasifikasi LNG.
Selain berperan dalam penyediaan energi, PGN juga berkomitmen untuk mendukung transisi energi bersih di Indonesia.
Gas bumi, sebagai bahan bakar yang lebih bersih dibandingkan batubara dan minyak, memainkan peran penting dalam mengurangi emisi karbon dan meningkatkan kualitas udara.
PGN terus berupaya meningkatkan pemanfaatan gas bumi dalam berbagai sektor, termasuk transportasi dan pembangkit listrik.
Dalam beberapa tahun terakhir, PGN juga semakin fokus pada pengembangan bisnis gas bumi di sektor hilir. Hal ini dilakukan melalui penyediaan solusi energi yang terintegrasi bagi pelanggan industri dan komersial.
PGN juga terlibat dalam pengembangan jaringan gas rumah tangga, yang memberikan akses energi bersih dan terjangkau bagi masyarakat luas.
Ke depan, PGN akan terus memainkan peran kunci dalam membangun infrastruktur gas bumi yang berkelanjutan dan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Dengan inovasi dan komitmen terhadap lingkungan, PGN siap menjadi motor penggerak dalam mewujudkan visi energi bersih dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Kesiapan Stok BBM, LPG dan Jargas di Sumatera Utara Jelang Lebaran
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Beras Makin Mahal, Tapi Harga Cabai Rawit Merah Mendadak Jatuh
-
Perang AS-Iran: 6 Juta Barel Lolos dari Selat Hormuz, Harga Minyak Turun
-
Pengusaha Khawatir Pasar Ekspor Terganggu Imbas Pembentukan DSI, Begini Respons Danantara
-
Rupiah Dibuka Menguat Tipis ke Level Rp17.652 per Dolar AS
-
IHSG Mulai Reborn, Menghijau di Awal Perdagangan Kamis
-
Pasokan Kritis Akibat Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Kembali Melesat ke Level 105 Dolar AS
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi, Hari Ini Dibanderol Rp 2,8 Juta/Gram
-
Literasi Keuangan Tertinggal dari Inklusi, Mahasiswa Rentan Terjebak Utang di Era Cashless
-
OJK Terbitkan Dua Aturan Baru Efek dan Manajer Investasi, Update Modal Minimal
-
Kontraktor Tambang Andalan Perkuat Armada, Bidik Lonjakan Laba 31%