Dengan cakupan ini, perusahaan memastikan akses luas terhadap produk kesehatan, mendukung industri farmasi, dan berkontribusi pada layanan kesehatan di Kamboja.
Saat ini Dynamic Argon mendistribusikan produk farmasi dari 15 prinsipal asal Eropa, Asia, Asia Selatan, dan Asia Tenggara. Selain produk Dexa Medica, brand lain dari Indonesia yang didistribusikan adalah Antangin produksi Deltomed, brand Hotin & Fresh Care produksi Ultrasakti.
“Jaringan luas kami dengan cabang di Phnom Penh, Battambang, dan Kampong Cham memastikan distribusi obat-obatan esensial ke seluruh penjuru Kamboja, bahkan dengan layanan pengiriman hanya dalam satu hari. Dalam 25 tahun terakhir, Dexa Medica bukan hanya penyedia obat-obatan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam kemajuan kesehatan serta jembatan penting antara Indonesia dan Kamboja,” tambah Mr. Tom Kimson.
Pada kesempatan ini, Molecular Pharmacologist Dexa Group, Prof. Raymond Tjandrawinata, menyampaikan presentasi bertajuk “Precision Medicine and Pharma 4.0.” Ia menjelaskan bagaimana teknologi canggih dan pemahaman genetika dapat meningkatkan kualitas serta efektivitas pengobatan.
“Standarisasi dan validasi di setiap tahap produksi farmasi sangat penting untuk menjaga kualitas yang konsisten. Melalui teknologi Pharma 4.0, Dexa Medica memastikan setiap produk telah melewati Uji Bioekivalensi untuk memastikan kesetaraan terapeutik dengan obat referensi. Dengan inovasi ini, Dexa Medica terus mendukung komunitas medis dalam menyediakan solusi kesehatan yang lebih tepat dan efektif bagi pasien,” ungkap Prof. Raymond.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua
-
Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?
-
Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo
-
Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022
-
OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi
-
Industri Kretek Indonesia Terancam Mati
-
Fenomena Food Noise yang Bikin Indonesia Peringkat ke-3 di Asia Tenggara
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
Tak Hanya Eksploitasi Seksual, Ashari Kiai Cabul Juga Minta Setoran Uang dari Pengikut