Suara.com - Ada ide investasi yang bisa bikin Anda cepat kaya dengan tiduran saja atau rebahan. Hal ini dikarenakan menawarkan keuntungan hingga kebebasan finansial dan pembangunan kekayaan jangka panjang.
Berikut adalah sepuluh ide yang terbukti untuk menghasilkan pendapatan saat Anda tidur dilansir New Trade U:
1.Saham Pembayar Dividen
Saham dividen memberikan distribusi kas rutin dari laba perusahaan. Berfokus pada beberapa saham blue chip atau besar dapat menciptakan aliran pendapatan yang andal. Dengan hasil khas antara 2-6% per tahun, kekuatan sebenarnya berasal dari menginvestasikan kembali dividen untuk menggabungkan pengembalian Anda dari waktu dengan memperoleh lebih banyak saham.
Ingatlah bahwa dividen yang memenuhi syarat biasanya menikmati perlakuan pajak yang menguntungkan dibandingkan dengan pendapatan biasa. Menginvestasikan kembali dividen bebas pajak di Rekening Pensiun Individu hingga Anda menarik modal tersebut saat pensiun.
2. Dana Investasi Real Estat (REIT)
REIT memungkinkan Anda berinvestasi di real estat tanpa pusing mengelola properti. Perusahaan-perusahaan ini memiliki atau membiayai properti yang menghasilkan pendapatan di berbagai sektor dan harus mendistribusikan 90% dari pendapatan kena pajak kepada pemegang saham, yang menghasilkan hasil yang lebih tinggi (biasanya 3-8%) daripada saham rata-rata.
Saat mengevaluasi REIT, lihat lebih jauh dari hasil dividen ke metrik seperti Dana dari Operasi (FFO) dan FFO yang Disesuaikan, yang lebih menunjukkan kesehatan finansial. REIT menawarkan likuiditas seperti saham dengan eksposur real estat, meskipun dapat bergejolak selama penurunan ekonomi atau lingkungan suku bunga yang meningkat.
3.Investasi Tangga Obligasi
Baca Juga: Apple Rugi Rp 1.088 Triliun Efek Tarif Balasan Trump
Tangga obligasi menciptakan pendapatan yang konsisten sambil mengelola risiko suku bunga dengan menyebarkan investasi di seluruh obligasi dengan tanggal jatuh tempo yang berbeda-beda. Saat setiap obligasi jatuh tempo, Anda berinvestasi kembali pada obligasi baru di ujung tangga yang panjang, menciptakan aliran pendapatan abadi yang beradaptasi dengan perubahan suku bunga.
Pilihannya meliputi obligasi pemerintah (paling aman tetapi dengan imbal hasil terendah), obligasi daerah (berpotensi menguntungkan pajak), dan obligasi korporasi (imbal hasil lebih tinggi dengan peningkatan risiko). Bagi investor yang lebih kecil, ETF obligasi dan reksa dana obligasi menawarkan manfaat serupa dengan diversifikasi yang lebih besar dan investasi minimum yang lebih rendah.
4.Properti Sewa
Sewa real estat menawarkan arus kas bulanan, potensi apresiasi properti, dan keuntungan pajak. Investasi yang sukses dimulai dengan pemilihan properti berdasarkan lokasi, kondisi, dan potensi pendapatan, sering kali menggunakan aturan 1% (sewa bulanan harus sama dengan setidaknya 1% dari harga pembelian) untuk evaluasi cepat.
5.Pinjol
Platform pinjaman P2P menghubungkan pemberi pinjaman secara langsung dengan peminjam, sehingga menghilangkan perantara perbankan tradisional. Platform utama menawarkan pengembalian mulai dari 5% hingga 9% per tahun, dengan pengembalian yang lebih tinggi untuk mendanai peminjam yang berisiko tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027
-
RI Ekspor Ribuan Ton Klinker ke Afrika
-
Purbaya Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Triwulan Pertama Tinggi Bukan Karena Lebaran
-
Transaksi E-Commerce Tembus Rp96,7 Triliun, Live Streaming Jadi Sumber Pendapatan Baru Warga RI
-
Hadapi Musim Kemarau Panjang, Menteri PU Mau Penuhi Isi Bendungan
-
BRI Buka Layanan Money Changer, Tukar Riyal Jadi Lebih Praktis untuk Jamaah Haji
-
Purbaya Turun Tangan Atasi Proyek KEK Galang Batang, Investasi Rp 120 T Terancam Batal
-
Pengusaha Konstruksi Ngeluh Beban Operasional Naik 8% Gegara Harga BBM dan Material
-
Gelar RUPST, BRI Setujui Dividen Tunai Rp52,1 Triliun dan Perkuat Fundamental Kinerja