Suara.com - Pemerintah terus berupaya untuk mempercepat proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) Triwulan I tahun 2025, termasuk TPG bagi para guru lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Piloting tahun 2024 yang baru pertama kali menerima tunjangan ini.
Setelah libur Hari Raya Idul Fitri 2025 ini, Kementerian terkait, seperti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) bersama pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan penyaluran dana sehingga TPG bisa dicairkan secepat mungkin.
Perkembangan Terkini Pencairan TPG
Berdasarkan pantauan per 10 April 2025, sebagian guru lulusan PPG Piloting terpantau telah melihat perubahan status pada akun Info GTK.
Perkembangan terbaru ini jadi kabar baik bagi sebagian gurun setelah sebelumnyak banyak guru mendapatkan notifikasi info GTK yang berbunyi,"Rekening Belum Tersedia" di menu rekening mereka.
Pemberitahuan ini muncul karena diakibatkan oleh data rekening belum diinput oleh operator Sistem Informasi Manajemen Tunjangan (SIMTUN) di dinas pendidikan masing-masing lokasi.
Meski demikian, dalam update terbaru saat ini, beberapa kalangan sudah memastikan notifikasi itu tidak ditemukan lagi di sejumlah akun Info GTK.
Namun begitu, meskipun nomor rekening sudah tertera, beberapa guru masih melihat warna bar kuning pada tampilan Info GTK. Warna ini menandakan bahwa rekening masih dalam tahap verifikasi oleh bank penyalur.
Langkah yang Perlu Dilakukan Para Guru
Baca Juga: Direkrut buat Ngajar Fulltime, Menteri Abdul Mu'ti Sebut Guru Sekolah Rakyat Bukan ASN
Cek Secara Berkala – Guru disarankan memantau akun Info GTK secara rutin untuk memastikan status rekening telah berubah dari kuning (proses verifikasi) menjadi hijau (verifikasi selesai).
Pastikan Data Rekening Valid – Jika rekening belum muncul atau notifikasi masih ada setelah beberapa hari, segera koordinasikan dengan operator SIMTUN di dinas pendidikan kabupaten/kota untuk mempercepat proses input data.
Hindari Perubahan Rekening Mendadak – Jika verifikasi sudah berjalan, perubahan nomor rekening dapat memperlambat proses pencairan.
60% Guru Masih Menunggu Pencairan
Hingga saat ini, sekitar 60 persen guru penerima TPG Triwulan I 2025 di Indonesia, termasuk lulusan PPG Piloting, masih menunggu pencairan dana. Keterlambatan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti:
- Proses verifikasi bank yang membutuhkan waktu, terutama jika data rekening tidak sesuai dengan nama di sistem.
- Keterlambatan penginputan data oleh dinas pendidikan daerah.
- Tahap validasi akhir oleh Kemendikbudristek sebelum dana ditransfer.
- Pesan untuk Guru yang Belum Menerima TPG
Kemendikbudristek memastikan bahwa semua hak TPG akan dibayarkan, meskipun membutuhkan waktu tambahan. Guru yang belum menerima tunjangan diimbau untuk:
- Tidak resah atau khawatir, karena pencairan dilakukan bertahap.
- Memastikan kelengkapan dokumen, termasuk data rekening yang sesuai dengan nama di sistem.
- Berkomunikasi dengan operator sekolah/dinas jika menemui kendala teknis.
- Proyeksi Waktu Pencairan
Jika tidak ada kendala signifikan, diperkirakan seluruh pencairan TPG Triwulan I akan selesai paling lambat akhir April 2025. Guru dapat memantau informasi resmi melalui laman Info GTK (https://info.gtk.kemdikbud.go.id) atau kanal komunikasi dinas pendidikan setempat.
Proses pencairan TPG memang memerlukan ketelitian dan koordinasi multisektor. Dengan kesabaran dan kepatuhan terhadap prosedur, diharapkan semua guru lulusan PPG Piloting 2024 segera menerima hak mereka. Pemerintah berjanji terus memperbaiki sistem penyaluran agar lebih efisien di triwulan berikutnya.
Disarankan agar para guru tidak mudah percaya terhadap informasi yang berasal dari pihak yang tidak resmi lantaran berpotensi menyebarkan isu yang tidak benar maupun adanya potensi penipuan. Selalu update perkembangan terbaru dari Info GTK Kemdikbud untuk memastikan informasi yang anda dapatkan berasal dari institusi resmi.
Tag
Berita Terkait
-
Predator Seksual Berkedok Profesor, Guru Besar UGM Ramai Disebut Walid Versi Nyata
-
Cabuli Mahasiswi, Legislator PKB Geram Aksi Predator Seks Guru Besar UGM: Jangan Dikasih Ampun!
-
Gaji Guru Sekolah Rakyat Bakal di Atas UMR? Gus Ipul: Saya Belum Berani Nyebut Angka, tapi...
-
Tunjangan Guru Lebih Cepat Cair? Puslapdik Otomatis Proses SKTPG, Cek Info GTK Sekarang!
-
Direkrut buat Ngajar Fulltime, Menteri Abdul Mu'ti Sebut Guru Sekolah Rakyat Bukan ASN
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda