Suara.com - Mulai pekan depan, PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) akan segera melakukan migrasi sistem core banking ke Next Generation Banking System (NGBS). Inisiatif ini adalah bagian dari transformasi digital berkelanjutan KB Bank dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi nasabah—sebagai mitra yang tumbuh dan berkembang bersama. Pelaksanaan proses migrasi sistem core banking ke NGBS ini telah mendapatkan persetujuan dari regulator.
NGBS adalah sistem core banking generasi terbaru yang pengembangannya didukung oleh KB Kookmin Bank, induk usaha KB Bank, di mana NGBS juga telah diterapkan di berbagai entitas KB Financial Group secara global. Melalui migrasi ke sistem NGBS, KB Bank memperkuat komitmennya untuk selalu responsif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan nasabah yang dinamis.
Direktur Utama KB Bank, Woo Yeul Lee, menegaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat kemitraan jangka panjang dengan nasabah.
“Kami ingin menjadi mitra terpercaya dalam setiap langkah finansial nasabah. NGBS akan memberikan layanan transaksi yang lebih cepat, data yang lebih akurat, dan inovasi layanan digital yang lebih luas untuk mendukung kebutuhan nasabah hari ini dan esok,” ujarnya.
Beberapa manfaat utama NGBS bagi nasabah:
- Sistem yang stabil dan terintegrasi, memastikan pengalaman layanan yang konsisten di seluruh cabang dan kanal digital seperti mobile dan internet banking.
- Pengelolaan data yang lebih akurat untuk memberikan layanan yang lebih personal dan relevan.
- Efisiensi dan keamanan sistem yang lebih tinggi guna melindungi informasi penting nasabah secara optimal.
Selama proses migrasi, KB Bank berkomitmen untuk meminimalkan gangguan dan menjaga keamanan layanan. Namun, jika terjadi ketidaknyamanan, kami memastikan siap untuk membantu melalui layanan pelanggan di Halo KB Bank 14005 atau email customer_care@kbbank.co.id.
Dengan semangat transformasi dan kolaborasi, KB Bank terus memperkuat fondasi digitalnya sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk menjadi lembaga keuangan pilihan utama di Indonesia serta memahami dan memberi solusi atas kebutuhan layanan perbankan bagi nasabah.***
Berita Terkait
-
Safari Ramadan KB Bank: Wujud Apresiasi dan Inovasi untuk Nasabah dan Mitra Usaha
-
Sambut Kebahagiaan Ramadan, KB Bank Bagikan Takjil untuk Masyarakat di Bandung
-
DewaVPS, Cloud Server Generasi Baru dengan Fleksibilitas Tinggi dari Dewaweb Telah Meluncur
-
KB Bank Donasikan Buku dan Fasilitas Edukatif untuk Perpustakaan Multikultural Muktiwari
-
KB Bank Raup Pendapatan Bunga Bersih Rp 900 Miliar di 2024
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
Terkini
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun
-
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam
-
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
-
Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG
-
Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS
-
Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?
-
Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026
-
Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025
-
Rupiah Melemah Tipis, Dolar AS Naik ke Level Rp16.983