Para pelaku UMKM menghadapi kesulitan untuk mengakses sumber pendanaan dikarenakan sebagian besar dari mereka tidak memiliki jaminan yang cukup. Sedangkan di sisi industri perbankan mereka memiliki likuiditas yang sangat besar.
Setelah beroperasi 1 tahun sebagai perusahaan fintech lending dengan entitas KomunalP2P, kami menyadari bahwa menjalankan inklusi keuangan dengan pendekatan digital terutama di sektor UMKM produktif tidaklah cukup.
Hal ini dikarenakan beberapa faktor diantaranya keterbatasan data, beragamnya industi dan perbedaan budaya yang masih sangat kental di berbagai daerah di Indonesia.
Karena itu kami kemudian berinisiasi untuk mengubah arah bisnis menjadi neo rural bank dimana kami bermitra dengan berbagai BPR yang jika dijumlahkan memiliki kurang lebih 6000 cabang di seluruh Indonesia. Kami kemudian menyatukan teknologi yang terbaik dengan kehadiran fisik yang kuat di daerah.
Dengan adanya kerjasama bersama BPR di seluruh Indonesia, Komunal berfokus untuk melayani UMKM yang produktif melalui pinjaman terjangkau dan proses mudah.
Disamping itu, Komunal juga memfasilitasi deposito masyarakat Indonesia kepada BPR yang ada di Indonesia (tanpa tatap muka) serta paperless. Hal ini memungkinkan masyarakat dapat mengakses produk deposito dengan bunga tertingi dan aman karena dijamin LPS kapan pun dan di mana saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!
-
Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang