Suara.com - Tamara Bleszynski dikenal sebagai artis sinetron di era 2000-an. Debutnya dimulai dengan membintangi sinetron Anakku Terlahir Kembali tahun 1996. Peran antagonis yang diperankan Tamara membuatnya banjir proyek-proyek akting selanjutnya. Di samping itu, dia juga bekerja sebagai seorang model.
Tamara juga kerap membintangi sinetron Ramadan yang tayang di Bulan Suci. Bahkan setelah vakum karena hamil dan melahirkan Teuku Rassya, Tamara Bleszynski masih banjir tawaran main sinetron, FTV serta film.
Sepanjang karier, anak kelima dari enam bersaudara ini tercatat bermain 5 film layar lebar, 18 sinetron, dan 7 FTV serta penghargaan Aktris Terfavorit dari Panasonic Awards 2004 dan 2005. Kini setelah tak lagi tampil di layar kaca, Tamara diketahui pindah ke Bali bersama sang putra, Kenzou. Di Bali, Tamara berbisnis restoran bernama Teh Manis.
Tamara Bleszynski diketahui lahir dari orang tua berbagai etnis. Ayah Tamara yang asal Polandia beragama Katolik, sedangkan sang ibunda seorang muslim. Agama Tamara Bleszynski sejak lahir adalah Katolik mengikuti sang ayah.
Namun saat kuliah, Tamara mulai tertarik mempelajari Islam dan akhirnya memutuskan menjadi mualaf. Tamara Bleszynski diketahui menikah dua kali.
Pernikahan keduanya dengan Mike Lewis dijalani beda agama. Sebagai informasi, Mike Lewis beragama Kristen. Namun pernikahan itu hanya bertahan dua tahun sebelum akhirnya keduanya berpisah.
Di awal tahun 2023, Tamara Bleszynski dituding murtad karena kerap membicarakan cinta kasih. Tak memberi jawaban, Tamara menyebut kepercayaannya adalah cinta kasih saat memberikan klarifikasi.
Kendati begitu, Tamara Bleszynski membagikan momennya ikut salat Ied saat lebaran beberapa waktu lalu. Itu artinya, agama Tamara Bleszynski masih tetap Islam.
Wanita bernama lengkap Tamara Natalia Christina Mayawati Bleszyski merupakan aktris kelahiran Bandung, 25 Desember 1974. Ayah Tamara ternyata asli Polandia bernama Zbigniew Beszyski, yang menikahi wanita Sunda bernama Farida Gasik.
Baca Juga: Misi Juara Lagi: Skenario Persib Bandung Back to Back Liga 1
Tamara Bleszynski menyelesaikan pendidikan SD di Indonesia, kemudian pindah ke Perth, Australia saat SMP. Barulah setelah menyandang gelar Sarjana dari ST. Bridge College Australia, Tamara kembali ke Indonesia untuk berakting. Awalnya Tamara Bleszynski berkarier sebagai model.
Nama Tamara kala itu begitu dikenal ketika salah satu brand sabun internasional mengontraknya sebagai bintang iklan sekaligus duta.
Belakangan, Tamara bleszynski menekuni bisnis di bidang kuliner. Ia memiliki sebuah restoran bernama Teh Manis yang berlokasi di daerah Canggu, Bali.
Restoran "Teh Manis" ini telah berjalan cukup lama, setidaknya sejak tahun 2019 dan menawarkan berbagai menu masakan rumahan khas Indonesia dengan harga yang terjangkau. Tamara Bleszynski sendiri terlihat aktif terlibat dalam operasional restorannya, termasuk turun tangan langsung memasak dan melayani pelanggan. Ia juga sering berinteraksi dengan para pedagang pasar tradisional untuk mendapatkan bahan baku berkualitas.
Selain bisnis kuliner, Tamara Bleszynski juga disebut memiliki bisnis properti berupa Villa T7 di Canggu, Bali. Villa ini merupakan villa mewah dengan dua lantai dan pemandangan yang asri.
Tamara Bleszynski juga dikenal sebagai seorang artis peran, model, dan pernah menjadi brand ambassador untuk beberapa produk. Namun, saat ini ia lebih fokus pada bisnis kulinernya di Bali.
Baru-baru ini, namanya ramai diperbincangkan netizen di media sosial usai kemunculan Robby Abbas di Youtube. Ia mengklaim sebagai mantan muncikari yang dulu pernah viral setelah dipenjara kini kembali bercuap soal siapa saja nama artis terkenal yang pernah tergabung dalam bisnis prostitusinya.
Dalam video terkait, Robby menyebut TB sebagai mantan bintang iklan sabun terkenal ketika menjadi bintang tamu podcast Youtube Pablo Benua untuk membahas hubungan Lisa Mariana dan Ridwan Kamil. Namun, hingga saat ini, belum ada bukti yang kongkrit dan jelas terkait isu yang disebut oleh Robby Abbas. Netizen disarankan untuk bijak dalam berkomentar dan tidak menyebarkan isu tanpa bukti yang benar.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Elon Musk Beli Tanah Baru Buat Bangun Kerajaan Bisnisnya, Ini Lokasinya
-
Di Balik Bencana: Bisnis Ini Justru Meroket karena Perubahan Iklim
-
Mengenal Tradisi Melaspas: Dilakukan Jennifer Coppen untuk Sucikan Rumah Baru
-
Unggah Foto Lawas, Robby Abbas Sindir Nathalie Holscher DJ Belok
-
Misi Juara Lagi: Skenario Persib Bandung Back to Back Liga 1
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Program MBG Terus Jalan, Tapi Anggarannya Tak Lagi Rp 268 Triliun
-
Banyak Protes Pertamax Naik, Jubir Bahlil Ajak Rakyat Bergandeng Tangan
-
Fasilitas Motor Listrik hingga Dana Insentif Rp6 Juta MBG Mau Dihilangkan?
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
Ramai Isu PLTU Jawa Kehabisan Batu Bara-Banyak Mati Lampu, Jubir Bahlil: Memang Ada Gangguan Teknis
-
Isu Menkeu Purbaya Digoyang Mencuat, Fuad Bawazier: Ada Perlawanan terhadap Arah Ekonomi Prabowo
-
Emiten Properti SMRA Tebar Dividen Rp 5 per Saham
-
Harga Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Ingatkan Jangan Ambil Untung
-
IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik
-
Zulhas Bongkar Data MBG, 63,1 Juta Penerima Manfaat Bakal Diverifikasi Ulang