Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) mengumumkan penetapan susunan terbaru Direksi dan Dewan Komisaris.
Serta memutuskan Penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 untuk dibagikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen tunai.
Masa tugas Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan berakhir pada RUPST, yang memutuskan untuk mengangkat Kembali, menerima keinginan untuk tidak diangkat Kembali dan mengangkat anggota Direksi dan Dewan Komisaris pengganti yang baru.
Direktur Utama SMBC Indonesia Henoch Munandar mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya bagi segenap jajaran lama Direksi dan Dewan Komisaris atas dedikasi dan kontribusi mereka sepanjang masa tugas.
SMBC Indonesia hari ini kembali mencatatkan tahapan penting dalam perjalanan transformatifnya dengan mengumumkan perubahan sejumlah jajaran Dewan Komisaris dan Direksi.
" Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran komisaris dan direksi sebelumnya yang sudah berkontribusi secara maksimal dalam pertumbuhan bisnis SMBC Indonesia dalam masa jabatannya, sembari menyambut jajaran Dewan Komisaris dan Direksi baru dengan harapan bahwa bersama, kita bisa mempertahankan kinerja baik yang telah dicapai sepanjang tahun 2024 kedepannya,” kata Henoch dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (23/4/2025).
Para pemegang saham menyetujui pengangkatan Michellina Laksmi Triwardhany menggantikan Darmadi Sutanto sebagai Wakil Direktur Utama SMBC Indonesia; Jun Saito menggantikan Kaoru Furuya sebagai Wakil Direktur Utama SMBC Indonesia; serta Yuki Terayama menggantikan Keishi Kobata sebagai Direktur SMBC Indonesia, dengan masa jabatan terhitung efektif sejak memperoleh persetujuan OJK, serta diperolehnya izin kerja dan izin tinggalnya sampai dengan RUPST 2028.
Lebih lanjut, para pemegang saham juga menetapkan perubahan susunan Dewan Komisaris yang menerima keingingan untuk tidak diangkat Kembali dari Edmund Tondobala dan Ongki Wanadjati Dana, sekaligus Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono sebagai Komisaris Independen dengan masa jabatan yang dimulai sejak ditutupnya RUPST sampai dengan RUPST 2028.
Dengan demikian, susunan Direksi SMBC Indonesia efektif sejak ditutupnya RUPST 2025:
Baca Juga: Kinerja Cemerlang, BRI Guyur Dividen Triliunan Rupiah: Pemerintah Kebagian Segini!
Direktur Utama: Henoch Munandar
Wakil Direktur Utama: Jun Saito1
Wakil Direktur Utama: Michellina Laksmi Triwardhany2
Direktur: Dini Herdini
Direktur: Atsushi Hino
Direktur: Yuki Terayama1
Berita Terkait
-
BBRI Bagi-bagi Dividen Rp31,47 T Hari Ini, Cek Rekening Anda Sekarang!
-
MARK Tebar Dividen Rp50 per Saham, Cek Jadwalnya di Sini
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
BSI Tebar Dividen Rp1,51 Triliun dan Angkat Komisaris Baru
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
-
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik
-
59 Persen Emiten Sudah Penuhi Aturan Free Float, PANI, BREN dan HMSP Belum
-
Purbaya Siapkan Program Stimulus di Q2 2026, Incar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
-
Duit Negara 'Ludes' Rp34 Triliun dalam Sebulan! Bank Indonesia Akhirnya Buka Suara!
-
Sektor F&B Jadi Tulang Punggung Manufaktur, Intip Peluangnya di CBE 2026