Dari sisi makroekonomi, perhatian investor tertuju pada data indeks harga pengeluaran personal (PCE Price Index) AS untuk Maret 2025 yang dijadwalkan rilis hari ini. Data tersebut diperkirakan menunjukkan inflasi tahunan melandai ke 2.2 persen dari 2.5 persen pada bulan sebelumnya. Menurut Valdy Kurniawan, tren penurunan inflasi ini semakin memperkuat ekspektasi pasar bahwa The Fed akan memangkas suku bunga acuan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.
"Jika inflasi terus menunjukkan penurunan dan sentimen global mendukung, tekanan terhadap IHSG akan semakin berkurang. Namun, pelaku pasar juga tetap harus mencermati potensi risiko dari sisi Asia, khususnya Tiongkok," jelas Valdy.
Hal ini merujuk pada data Caixin Manufacturing PMI Tiongkok untuk April 2025 yang diproyeksikan turun ke 50.2 dari 51.2. Penurunan ini menunjukkan potensi perlambatan aktivitas manufaktur akibat dampak perang dagang yang masih berlangsung, dan dapat mendorong Tiongkok untuk segera menjalin kesepakatan dagang baru dengan AS demi menstabilkan ekonominya.
Dalam situasi yang penuh dengan dinamika seperti ini, investor disarankan tetap selektif dalam memilih saham. Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan yang dinilai memiliki fundamental kuat dan berpotensi menguat dalam jangka pendek. Saham-saham tersebut adalah PGAS, AMRT, SIDO, ERAA, dan TLKM. Valdy menegaskan bahwa strategi perdagangan jangka pendek tetap perlu memperhatikan level pivot IHSG di 6.750. "Selama IHSG tidak turun di bawah support 6.700, peluang rebound masih terbuka. Namun jika breakdown terjadi, koreksi lanjutan bisa saja terjadi," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026