Suara.com - PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), kawasan industri terintegrasi berbasis nikel terkemuka di Indonesia, menunjukkan komitmen kuatnya dalam menanamkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di seluruh lini operasionalnya.
Puncak dari upaya ini adalah serangkaian kegiatan yang digelar secara masif untuk memperingati World Safety Day 2025 pada 28 April 2025, yang telah berlangsung sejak 1 April 2025.
Inisiatif yang berlangsung hampir sebulan penuh ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah gerakan terstruktur untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong partisipasi aktif dari seluruh karyawan, mulai dari jajaran manajemen hingga staf operasional, dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan. IWIP menyadari bahwa K3 bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi merupakan fondasi utama bagi kelancaran operasional dan kesejahteraan seluruh insan perusahaan.
General Manager Health, Safety and Environment (HSE) IWIP, Iwan Kurniawan, menegaskan bahwa peringatan World Safety Day menjadi momentum krusial bagi perusahaan untuk terus mengedepankan aspek K3 secara berkelanjutan.
"Weda Bay Project akan terus menjadikan K3 dan Keselamatan Pertambangan (KP) sebagai prioritas utama dalam menjalankan kegiatan baik konstruksi dan operasional," kata Iwan dalam keterangan persnya di Jakarta seperti dikutip Senin (5/5/2025).
Lebih lanjut, Iwan menekankan bahwa mewujudkan tempat kerja yang benar-benar aman dan sehat bukanlah tugas yang bisa diemban sendiri. Dibutuhkan upaya sistematis yang kuat dan partisipasi aktif dari seluruh pihak yang terlibat. "Mulai dari manajemen yang memberikan contoh dan dukungan kebijakan, frontline supervisor yang memastikan implementasi di lapangan, hingga seluruh karyawan yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab pribadi terhadap keselamatan diri sendiri dan rekan kerja," jelas Iwan.
IWIP juga terus berupaya membangun sinergi dan koordinasi yang solid antar unit kerja, baik di area pertambangan maupun kawasan industri. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemandirian dalam pengelolaan K3 dan menumbuhkan budaya keselamatan dan kesehatan kerja yang melekat dalam setiap aktivitas.
Komitmen IWIP terhadap K3 tercermin dalam upaya perusahaan untuk meningkatkan pengendalian bahaya dan risiko di seluruh lingkungan kerja hingga mencapai tingkat yang paling rendah. Prioritas utama adalah pencegahan terjadinya serious injury (cedera berat) dan fatality (kematian akibat kerja). Langkah-langkah proaktif terus diimplementasikan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, melakukan analisis risiko yang komprehensif, dan menerapkan tindakan pencegahan yang efektif
Untuk memeriahkan dan sekaligus mengedukasi seluruh karyawan, IWIP menggelar serangkaian kegiatan menarik dan interaktif sebagai bagian dari peringatan World Safety Day 2025 di Weda Bay Project. Rangkaian acara ini tidak hanya melibatkan karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) sendiri, tetapi juga merangkul karyawan dari berbagai tenant dan perusahaan mitra kerja yang beroperasi di kawasan pertambangan dan industri Weda Bay. Hal ini menunjukkan komitmen IWIP untuk membangun budaya K3 yang inklusif di seluruh ekosistem industri.
Baca Juga: Investor Batalkan Proyek Baterai EV Indonesia, Investasi Lebih dari Rp300 T Lenyap
Sebagai informasi, World Safety Day atau Hari Keselamatan Dunia diperingati setiap tanggal 28 April setiap tahunnya. Hari penting ini ditetapkan oleh Organisasi Buruh Internasional (ILO) sejak tahun 2003 dengan tujuan mulia untuk meningkatkan kesadaran global akan betapa krusialnya pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Langkah proaktif IWIP dalam memperingati hari ini dengan serangkaian kegiatan yang komprehensif menunjukkan bahwa perusahaan ini tidak hanya berfokus pada produktivitas, tetapi juga sangat peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan seluruh karyawannya, yang merupakan aset paling berharga bagi perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM