Suara.com - Karawang terus menunjukkan transformasi signifikan sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi baru di koridor timur Jakarta, terutama sejak beroperasinya Stasiun Kereta Cepat Whoosh pada akhir 2024.
Infrastruktur transportasi modern ini menjadi pendorong utama bagi peningkatan konektivitas dan aktivitas investasi di kawasan tersebut.
Ekonom dan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Esther Sri Astuti, menilai kehadiran kereta cepat memberikan dampak nyata terhadap sektor properti dan industri.
“Akses yang lebih cepat dan efisien ke Karawang mendorong peningkatan permintaan terhadap kawasan hunian dan industri terintegrasi, sekaligus menarik lebih banyak investasi,” ujar Esther ditulis Senin (5/5/2025).
Data dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang mendukung pandangan ini.
Sepanjang Januari hingga Desember 2024, total realisasi investasi mencapai Rp. 68,5 triliun yang berasal dari penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN). Investasi ini turut menyerap 21.344 tenaga kerja, terdiri dari 13.253 pekerja di sektor PMA dan 8.091 dari PMDN.
Melihat potensi pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan hunian yang terus meningkat, LippoLand melalui Lippo Karawang menghadirkan produk-produk hunian dan komersial terbaru di kawasan Lippo Karawang, sebuah kawasan kota mandiri yang dirancang menyatukan tempat tinggal modern, ruang usaha, serta fasilitas pendidikan dan gaya hidup.
Deputy Chief Operating Officer Lippo Karawang, Tanus Susanto, mengungkapkan bahwa Lippo Karawang baru saja meluncurkan The Hive @ K Town Center, sebuah area komersial baru yang berlokasi strategis di dekat Sekolah Dian Harapan.
Proyek ini hadir dalam tiga model unit dengan variasi ukuran dan desain fasad, dipasarkan mulai dari Rp. 1,09 miliar hingga Rp. 1,97 miliar.
Baca Juga: LPKR Raup Laba Bersih Rp 169 Miliar di Kuartal I 2025
Untuk pasar residensial, Lippo Karawang memperkenalkan K Livin Collection, yang terdiri dari tujuh tipe rumah dengan luas tanah mulai dari 36 m² hingga 61,5 m².
Hunian ini dibanderol mulai Rp. 352 juta hingga Rp. 687 juta (belum termasuk PPN) dan menyasar pembeli rumah pertama serta investor properti.
“Seluruh pengembangan Lippo Karawang dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban akan hunian berkualitas yang terintegrasi dengan ekosistem ekonomi lokal. Kami percaya, kawasan seperti Lippo Karawang akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah ini,” tambah Tanus.
Karawang, kota industri yang berbatasan langsung dengan Jakarta, kini menjelma menjadi magnet baru bagi para pencari hunian.
Dulu dikenal sebagai kawasan pabrik, kini Karawang menawarkan beragam pilihan properti menarik, mulai dari perumahan subsidi hingga apartemen mewah, menjadikannya alternatif menarik bagi mereka yang ingin keluar dari hiruk pikuk ibu kota.
Pertumbuhan industri yang pesat menjadi pendorong utama perkembangan properti di Karawang. Banyaknya pekerja yang datang dari berbagai daerah menciptakan permintaan tinggi akan hunian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan
-
Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM
-
Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal
-
418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia
-
Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan
-
Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya
-
Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak
-
Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun
-
Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor
-
Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok