Suara.com - Dalam rangka melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat, pada tanggal 3 Mei 2025, enam Dosen Program Magister Manajemen (MM) Universitas Mercu Buana (UMB) mengadakan kegiatan dengan tema: Kepemimpinan Untuk Keberlanjutan Usaha dan Kelestarian Lingkungan dalam Perspektif Manajemen bagi Pelaku Usaha Mikro di Jakarta Barat.
Tema ini penting, karena sebagai pelaku usaha, UMKM tidak hanya dituntut untuk mencari keuntungan jangka pendek, tetapi juga perlu menjaga agar usahanya dapat tetap bertahan lama dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan alam.
Dalam acara ini, UMB bekerjasama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta PT. Permodalan Nasional Madani (PNM).
Layanan PNM Mekaar difokuskan kepada perempuan pelaku usaha mikro dengan kondisi keluarga yang memiliki indeks pendapatan per kapita maksimal USS1,99 per hari atau Rp 800 ribu per bulan.
Pembiayaan PNM Mekaar tidak mensyaratkan agunan fisik, namun bersifat tanggung renteng kelompok, dengan syarat kedisiplinan untuk mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM).
Pertemuan kelompok wajib dilaksanakan setiap minggu, sebagai salah satu cara untuk memastikan pembayaran angsuran mingguan.
Kegiatan diawali dengan pemaparan oleh Bapak Maxensius Tri Sambodo, PhD, wakil dari BRIN tentang Kepemimpinan untuk Keberlanjutan Usaha dan Kelestarian Lingkungan dalam Perspektif Manajemen.
Setelah itu, dilanjutkan dengan pemaparan dari dosen-dosen program MM-UMB. Pemaparan UMB dibuka dengan materi tentang Menyiapkan Kepemimpinan berwawasan MSDM Kebelanjutan dan Kelestarian Lingkungan pada Usaha Mikro yang dibawakan oleh Dr. Singmin Johanes Lo, MSOD dan dilanjutkan dengan materi tentang Implementasi Produksi Bersih untuk Keberlanjutan Usaha dan Perlindungan Lingkungan pada Usaha Mikro yang dibawakan oleh Dr. Agustinus Hariadi Djoko Purwanto.
Selanjutnya materi tentang Penerapan Manajemen Kualitas Total untuk Keberlangsungan Usaha Mikro disampaikan oleh Dr. Niken Sulistyowati, MM. Sedangkan materi pengembangan Sumber Daya Manusia Hijau dan Pola Pikir Hijau usaha mikro untuk keberlanjutan usaha dipaparkan oleh Dr. M. Ali Iqbal M.Sc dan Dr. Parwoto.
Baca Juga: UMKM Kini Bisa Jalankan Bisnis Dengan Sistem Kerja Serba Digital
Dalam kegiatan ini juga dibahas tentang bagaimana menjaga kelestarian lingkungan melalui program ramah lingkungan 3R (reduce, recycle, reuse).
Reduce adalah usaha mengurangi produk yang sampahnya tidak dapat didaur ulang. Sementara recycle merupakan kegiatan mendaur ulang bahan sampah agar dapat menjadi produk baru dan reuse merupakan usaha menggunakan kembali kemasan atau produk yang sudah dipakai.
Pembangunan ekonomi yang dicapai harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan alam, sehingga keduanya tidak bertentangan.
Diharapkan dengan kegiatan ini, pelaku usaha mikro akan termotivasi untuk meningkatkan peran dan partisipasinya dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus dapat meningkatkan pendapatannya dalam jangka panjang.
Kegiatan ini ditutup dengan melakukan pendampingan bagi pelaku usaha mikro agar ke depan dapat mengelola usahanya dengan lebih baik dan bijak.
Peserta terlihat sangat antusias untuk mendalami bagaimana meningkatkan kinerja usahamya, agar dapat menjaga keberlangsungan usaha disamping tetap menjaga kelestarian lingkungan di sekitar mereka.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah
-
Harga Minyak Naik Tipis, Investor Ragukan Kesepakatan AS-Iran Tercapai