Suara.com - Salah satu pengusaha nasional, Garibaldi Thohir memperluas portofolio investasinya di pasar modal dengan melakukan pembelian saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sejumlah 46,8 juta lembar saham.
Boy Thohir sapaan akrabnya mengatakan, aksi beli di tengah masih fluktuatifnya indeks harga saham gabungan (IHSG) ini dilakukan karena fundamental ekonomi nasional yang masih solid.
Terlebih, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada kuartal I/2025 pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 4,87%, angka yang relatif baik mengingat situasi ekonomi global tengah disibukkan dengan perang tarif.
"Hal ini dilakukan karena saya percaya terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan fundamental operasional perusahaan" katanya, ditulis Rabu (7/5/2025).
Dia menambahkan, pemilihan MBMA didasari oleh keterlibatannya sebagai salah satu pendiri Merdeka Group, serta prospek bisnis perusahaan yang kuat dalam jangka panjang, yang ditopang oleh kebijakan pemerintah yang secara konsisten mendorong pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Apalagi, beberapa waktu lalu MBMA melakukan penandatanganan perjanjian definitif dengan mitra strategis asal China, Zhejiang Huayou Cobalt Co Ltd (Huayou), untuk membangun pabrik bahan baku baterai kendaraan listrik dengan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) di Kawasan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Sulawesi Tengah.
"Saya milih MBMA karena memiliki prospek dan rencana ekspansi bisnis yang cukup positif, serta memiliki rekam jejak yang cukup solid," ujarnya.
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) adalah perusahaan publik Indonesia yang bergerak di bidang pertambangan dan pengolahan nikel, khususnya untuk mendukung rantai pasok baterai kendaraan listrik.
Didirikan pada 2019, MBMA mengelola Tambang Sulawesi Cahaya Mineral di Konawe, Sulawesi Tenggara, yang memiliki cadangan sekitar 13,8 juta ton nikel dan 1 juta ton kobalt.
Baca Juga: IHSG Terus Melesat Tembus Level 6.898 Hari Ini, Berikut Saham Pendorongnya
Bijih saprolit dari tambang ini diproses menjadi Nickel Pig Iron (NPI) di smelter RKEF di Morowali, kemudian dikonversi menjadi high-grade nickel matte di PT Huaneng Metal Industry.
MBMA juga mengembangkan proyek HPAL untuk memproduksi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) dan proyek AIM untuk pengolahan bijih pirit.
Sejak IPO pada April 2023, MBMA terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam industri bahan baku baterai global.
Garibaldi Thohir, lebih dikenal sebagai Boy Thohir, adalah salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia. Lahir pada 1 Mei 1965 di Bandar Lampung, ia merupakan putra dari Teddy Thohir, salah satu pendiri Astra International.
Setelah meraih gelar Sarjana Administrasi Bisnis dari University of Southern California dan Magister Administrasi Bisnis dari Northrop University di Amerika Serikat, Boy memulai kariernya dengan penuh semangat.
Perjalanan bisnis Boy dimulai dari sektor properti, meski sempat mengalami kegagalan. Namun, semangatnya tidak surut. Pada 2005, bersama mitra bisnis seperti Edwin Soeryadjaya dan Theodore Permadi Rachmat, ia mengakuisisi PT Adaro Energy Tbk dari perusahaan Australia, New Hope.
Di bawah kepemimpinannya, Adaro berkembang pesat dan melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada 2008, menjadikannya salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI
-
Daftar 6 Proyek Hilirisasi yang Digarap Danantara Mulai Hari Ini