Suara.com - Investasi emas masih dipandang sebagai salah satu pilihan aman di tengah ketidakpastian ekonomi, dan banyak yang percaya bahwa emas bisa memberikan potensi keuntungan dalam jangka panjang.
Jika Anda ingin perbandingan harga emas logal mulia vs perhiasan di tahun 2025, cek informasi dari artikel ini sampai habis.
Ada beberapa faktor yang memengaruhi potensi investasi emas ke depannya. Pertama adalah inflasi. Emas dikenal sebagai pelindung nilai terhadap inflasi.
Ketika inflasi tinggi, nilai mata uang sering menurun, dan investor beralih ke emas untuk menjaga daya beli mereka.
Kedua adalah ketidakpastian ekonomi. Krisis finansial, ketegangan geopolitik, atau resesi global dapat mendorong harga emas naik karena investor mencari aset yang lebih stabil dan aman.
Ketiga adalah suku bunga rendah. Saat suku bunga rendah, imbal hasil dari investasi lain (seperti deposito atau obligasi) tidak begitu menarik. Emas, yang tidak memberikan bunga atau dividen, sering menjadi pilihan karena dianggap lebih aman.
Namun, di balik keuntungan investasi emas tentu ada risikonya. Risiko pertama investasi emas adalah fluktuasi harga. Meskipun stabil dalam jangka panjang, harga emas tetap dapat mengalami penurunan sementara akibat faktor eksternal seperti perubahan kebijakan moneter atau pasar saham yang menguat.
Risiko kedua adalah masalah penyimpanan dan keamanan. Jika membeli emas fisik, kita perlu memikirkan biaya penyimpanan dan keamanan. Emas yang disimpan di rumah rentan terhadap pencurian atau kerusakan.
Proyeksi Harga Emas 2025-2030
Baca Juga: Harga Emas Antam Jatuh Dalam Kembali Dibanderol Rp1,8 Juta
Banyak analis memperkirakan harga emas akan terus naik seiring dengan ketidakpastian geopolitik, fluktuasi mata uang, dan proyeksi inflasi global. Beberapa proyeksi menunjukkan harga emas bisa mencapai USD 2.500 - USD 3.000 per ons dalam lima hingga sepuluh tahun mendatang, terutama jika ada krisis ekonomi global atau penurunan tajam pada nilai dolar AS.
Namun, jika berbicara perbandingan harga emas logal mulia vs perhiasan yang sedang berlaku saat ini, Anda bisa menilai sendiri apakah ini momen yang tepat untuk berinvestasi emas logam atau perhiasan.
- Emas logal mulia 24 karat harga di pasaran berkisar Rp1.300.000-Rp1.350.000.
- Emas perhiasan umumnya 22 karat, 18 karat, dan 14 karat, harga di pasaran saat ini dikisaran Rp900.000-Rp1.100.000.
Sebelum membeli, pastikan Anda mengingat bahwa emas logam mulia cocok untuk ANda yang ingin berinvestasi murni dan jangka panjang. Emas Perhiasan lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari atau hadiah, meski kurang ideal untuk investasi karena nilai jual kembali yang rendah.
Perbandingan harga emas logam mulia (LM) dan emas perhiasan bisa dilihat dari beberapa aspek utama berikut:
1. Harga per gram
Emas Logam Mulia (LM/Antam/Pegadaian):
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
IHSG Masih Jatuh ke Jurang di Jumat Pagi, Bertahan di Level 6.000
-
Harga Minyak Bangkit Lagi, Damai AS-Iran Masih Abu-abu
-
Profil 'Super-Trader' Danantara Sumberdaya Indonesia, Sang Penyelamat Rp15.400 Triliun
-
10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga CPO, Modus Operandinya Lintas Negara
-
Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik
-
Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026
-
Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar
-
Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya