Suara.com - Forum Human Capital Indonesia (FHCI) kembali menghadirkan program Rekrutmen Bersama BUMN dengan jalur khusus bagi penyandang disabilitas. Program ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian BUMN untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan ramah disabilitas.
Pada tahun 2024 lalu, jalur disabilitas resmi dibuka pada 23 Maret, dengan lebih dari 30 perusahaan BUMN yang berpartisipasi. Berbagai posisi disediakan sesuai kemampuan masing-masing pelamar, mulai dari staf administrasi, pengolah data, customer service, hingga analis keuangan dan desain grafis.
Penyandang disabilitas yang ingin melamar diwajibkan menyiapkan dokumen seperti ijazah, transkrip nilai, surat keterangan disabilitas dari instansi berwenang, serta CV dan foto terbaru. Hingga pertengahan Mei 2025, belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan rekrutmen tahun ini. Namun, merujuk pada pola sebelumnya, besar kemungkinan pendaftaran akan kembali dibuka pada Mei hingga Juni mendatang.
Masyarakat diimbau untuk memantau situs resmi FHCI serta akun media sosial @fhci.bumn guna memperoleh informasi akurat dan terkini. Program ini diharapkan menjadi jembatan bagi para penyandang disabilitas untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan bangsa melalui BUMN.
Link FHCI BUMN Disabilitas Resmi
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi. Berikut link FHCI BUMN disabilitas: https://rekrutmenbersama.fhcibumn.id.
Di situs tersebut, pelamar dapat membuat akun, mengunggah dokumen, memilih jalur disabilitas, dan memantau jadwal dan hasil seleksi. Sebelum mendaftar, pastikan Anda atau orang terdekat Anda memenuhi syarat sebagai berikut.
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Lulusan minimal D3/S1 (tergantung posisi).
- Usia maksimal 27 tahun (D3) dan 30 tahun (S1).
- Memiliki surat keterangan disabilitas.
- Siap ditempatkan di seluruh Indonesia.
Kriteria Disabilitas yang Dapat Mendaftar FHCI BUMN Disabilitas
Mungkin Anda membutuhkan informasi kriteria disabilitas yang dapat mendaftar ke program ini. Memang tidak semuanya bisa, karena ada beberapa pertimbangan.
Berikut adalah kriteria disabilitas yang umumnya dapat mendaftar dalam program FHCI BUMN Disabilitas.
Baca Juga: Info Lowongan Kerja, IDSurvey Buka Peluang Berkarier Lewat Rekrutmen Bersama BUMN 2025
1. Disabilitas Fisik (Motorik)
- Kehilangan anggota gerak (tangan atau kaki).
- Lumpuh (parsial maupun total).
- Cerebral palsy.
- Kondisi lain yang memengaruhi mobilitas, tetapi tetap memungkinkan menjalankan tugas administratif atau komputerisasi.
2. Disabilitas Sensorik
- Tuli atau gangguan pendengaran.
- Tunanetra parsial atau masih dapat melihat sebagian dan menggunakan alat bantu visual, misalnya kaca pembesar atau screen reader.
3. Disabilitas Intelektual Ringan (terbatas)
Dalam beberapa BUMN, posisi tertentu misalnya pekerjaan rutin, pengarsipan, atau tugas ringan mungkin membuka peluang untuk disabilitas intelektual ringan, asalkan mampu menjalankan tugas sesuai SOP.
4. Disabilitas Psikososial/Stres Post-Traumatik Ringan
Hanya jika kondisi stabil dan dibuktikan dengan keterangan medis dari psikiater/psikolog. BUMN tertentu memberikan kesempatan ini secara terbatas dan selektif.
Pelamar wajib menyertakan Surat Keterangan Disabilitas dari rumah sakit pemerintah, dokter spesialis, atau instansi berwenang. Penempatan dan jenis pekerjaan akan disesuaikan dengan jenis dan derajat disabilitas agar sesuai dan adil bagi pelamar.
Kapan Jalur Disabilitas 2025 Dibuka?
Jadwal pendaftaran Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025 jalur disabilitas sudah dibuka, dimulai dari tanggal 7 Maret 2025. Adapun tahapan pendaftaran dan penerimaan BUMN disabilitas adalah sebagai berikut:
Berita Terkait
-
Sejumlah UMKM RI Mejeng di Tokyo
-
BUMN Pelabuhan Makin Gencar Beri Literasi Industri Maritim
-
Brantas Abipraya Bangun Infrastruktur untuk Mendukung Hunian Relokasi Korban Erupsi Gunung Ruang
-
Askrindo Amankan Ratusan Kapal Transcoal Pacific dengan Penjaminan Rp591 Miliar
-
Yodya Karya Banting Stir Jadi Agrinas Pangan Nusantara, Ini Tugasnya
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai