Suara.com - Bupati Tangerang, Drs H Moch. Maesyal Rasyid Msi meresmikan PT Kawasan Industri Karya Indah (KIKI), yang terletak di Desa Kalibaru, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten. Peresmian ini menandai beroperasinya KIKI sebagai salah satu kawasan ekonomi di Kabupaten Tangerang, yang diperkirakan bisa menampung ribuan tenaga kerja baru.
"Pemkab Tangerang sudah merancang wilayah Pakuhaji sejak 25 tahun lalu untuk menjadi kawasan industri, pabrik, dan gudang. Saat ini, sebanyak 90% tenaga kerja merupakan masyarakat Pemkab Tangerang, kira-kira 4.000 orang lebih," ujarnya, Banteng, Rabu (21/5/2025).
Pernyataan ini ditegaskan lagi oleh Direktur PT KIKI, Sanusi. Ia menyebut, dengan dibukanya pengoperasian KIKI hari ini, maka KIKI akan membuka sekitar 9.500 lowongan kerja baru.
"Hal ini sejalan dengan misi Pemkab Tangerang, yaitu untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Pemkab Tangerang, sekaligus meningkatkan pertumbuhan investasi Kabupaten Tangerang dan kualitas sumber daya manusia," katanya.
KIKI merupakan salah satu kawasan ekonomi di Kabupaten Tangerang, yang cakupan luasnya mencapai 56 hektare. Di sini terdapat berbagai fasilitas industri dan pergudangan, yang memprioritaskan masyarakat di kawasan KIKI sebagai tenaga kerjanya.
"Ribuan tenaga kerja baru tersebut, nantinya akan ditempatkan di bidang manufaktur, teknologi dan jasa," tambah Sanusi.
Maesyal Rasyid menambahkan, dengan memiliki pekerjaan, masyarakat diharapkan bisa memutar roda perekonomian dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tangerang.
"Sementara itu, masyarakat juga diharapkan mampu menjaga kawasan ini dengan baik, agar produksi makin meningkat, dan perekonomian tumbuh lebih tinggi," ujarnya. ***
Baca Juga: Program Keberlanjutan SIG Serap 20 Ribu Tenaga Kerja
Berita Terkait
-
Atasi Polusi di Perkotaan, KLH Fokus pada Kawasan Industri dan Bangun Sistem Peringatan Dini
-
Kawasan Industri Nikel IWIP Dorong Keselamatan Kerja
-
Mengenal KIPI, Kawasan Industri Hijau di Kaltara yang Digadang-gadang Terbesar di Dunia
-
Begini Cara Kawasan Industri Nikel RI Gaungkan Aspek Keselamatan Kerja
-
Holding BUMN Danareksa Transformasi 7 Kawasan Industri Jadi Gerbang Investasi Manufaktur Global
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari