Suara.com - PT Pertamina Port and Logistics (PPL) bersama dengan PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES), PT Pertamina International Shipping (PIS) menginisiasi program OASIS (Ocean Awareness for Environmental Sustainability) di Pulau Kelapa Dua, Kepulauan Seribu.
Turut menggandeng Anya Geraldine sebagai Key Opinion Leader, kegiatan ini berhasil mengumpulkan 125 Kg sampah serta menyumbangkan 600 Terumbu Karang.
Pada kegiatan OASIS ini juga melibatkan Bank Sampah serta Komunitas Pecinta Lingkungan (KOMPARASI) untuk membantu dalam pengelolaan sampah dan terumbu karang.
Program OASIS ini merupakan bentuk dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berkontribusi pada capaian SDG’s tujuan 12 dan 14 tentang menjamin pola produksi dan konsumsi yang berkelanjutan serta melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera untuk pembangunan berkelanjutan.
Program OASIS juga mendapatkan dukungan dari Enterprise Culture & Engagement (ECM) Holding PT Pertamina (Persero).
Kehadiran mereka merupakan bentuk nyata komitmen PT Pertamina Port & Logistics dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.
Manager Shorebase Kabil Batam PT Pertamina Port and Logistics, Murwoto Hadi Prayitno, mengatakan bahwa Program OASIS ini merupakan salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang bertujuan menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam.
“Alam tidak hanya sebatas untuk kita manfaatkan, namun terdapat peran kita juga untuk merawat, menjaga, dan melestarikan alam terutama terumbu karang sebagai supply oksigen terbesar kita” Tutur Murwoto Hadi Prayitno ditulis Minggu (1/6/2025).
Dukungan dari Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu, disampaikan oleh Kepala Seksi Wilayah 1 Pulau Kelapa Iwan Setiawan yang menuturkan bahwa pelestarian yang dilakukan nantinya akan banyak menebarkan kebermanfaatan bagi masyarakat dan makhluk hidup yang ada di Pulau Kelapa Dua.
Baca Juga: Menteri Bahlil Sebut Ada 'Udang di Balik Batu' Soal Lifting Minyak yang Terus Turun
“Wilayah kawasan konservasi kita kelola dengan konsep 3P, yaitu perlindungan, pengamanan, dan pemanfaatan. Jadi tidak hanya dilindungi tapi juga dimanfaatkan untuk keperluan dan kemakmuran masyarakat di kepulauan seribu ini.” Urai Iwan Setiawan,SH Kepala seksi wilayah 1 Pulau kelapa.
Tidak hanya kepedulian terhadap sampah dan terumbu karang. PT Pertamina Port and Logistics juga memberikan bantuan alat kebersihan untuk SDN 02 Pulau Kelapa sebagai bentuk dukungan kepada generasi muda untuk dapat menjaga lingkungan sekitarnya.
Ekonomi biru merupakan konsep pembangunan ekonomi yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar pertumbuhan ekonomi, ekonomi biru menekankan keseimbangan antara keuntungan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan sosial masyarakat pesisir.
Konsep ini mencakup berbagai sektor, mulai dari perikanan berkelanjutan, pariwisata bahari yang bertanggung jawab, energi terbarukan dari laut (seperti energi ombak dan angin), bioteknologi kelautan, hingga transportasi laut yang ramah lingkungan.
Penerapan ekonomi biru yang efektif membutuhkan inovasi teknologi, investasi yang tepat, serta tata kelola yang baik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Siap-siap HGBT Murah, ESDM Mau Revisi Aturan
-
Emiten PGEO Andalkan ESG untuk Jaring Investor
-
Buah Komitmen, Pegadaian Borong Awards di Ajang Global Contact Center World Asia Pacific 2026
-
Biang Kerok IHSG Melorot 1,72% ke Level 5.896
-
Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T
-
Pengguna Pertamax Mulai Bergeser ke Pertalite, Stok Aman?
-
Mahasiswa Jangan Khawatir, Industri Petrokimia Butuh Banyak SDM
-
BGN Kembali Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya Sebut Kemenkeu Kini Ikut Awasi SPPG
-
Kewajiban NIB bagi Pedagang Online: Solusi atau Beban Baru?
-
Danantara Bentuk BUMN Ekspor DSI, Bidik Kebocoran Devisa Rp 5.500 Triliun Lebih