Suara.com - McDonald's berencana membuka lowongan kerja di Amerika Serikat. Perusahaan mengumumkan rencana untuk mempekerjakan hingga 375.000 karyawan pada musim panas.
McDonald's dan industri restoran yang lebih luas biasanya memulai perekrutan besar-besaran untuk memenuhi permintaan yang lebih tinggi selama musim panas.
Pengumuman hari Senin menetapkan target perekrutan terbesar McDonald's dalam beberapa tahun. Pada tahun 2020, saat membuka kembali ruang makannya, jaringan tersebut mengatakan bahwa mereka hanya ingin mempekerjakan 260.000 karyawan restoran.
Melalui restoran milik perusahaan dan waralabanya, McDonald's merupakan salah satu perusahaan swasta terbesar di Amerika Serikat. McDonald's mengklaim bahwa 1 dari 8 orang Amerika pernah bekerja di salah satu restorannya di beberapa titik.
Dorongan perekrutan terbaru muncul saat McDonald's membuka lebih banyak restoran di AS. Perusahaan ini bertujuan untuk menambah 900 lokasi domestik baru pada tahun 2027.
Apalagi, McDonald's telah lama menjadi salah satu kuliner favorit Presiden Donald Trump, perusahaan tersebut telah menjalin hubungan dekat dengan pemerintahannya selama masa jabatan keduanya.
Perusahaan tersebut mungkin berharap untuk tetap mendapatkan dukungan Trump dan menghindari hambatan bagi bisnisnya, seperti agenda Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Robert F. Kennedy Jr. "Buat Amerika Sehat Kembali" atau peraturan yang tidak menguntungkan oleh Departemen Tenaga Kerja.
Dilansir CNBC International, McDonald's menyumbangkan 1 juta dollar AS untuk pelantikan presiden kedua Trump, yang menandai kontribusi pertamanya untuk dana pelantikan dalam lebih dari satu dekade.
Selain itu, perwakilan dari McDonald's, Wendy's, Yum Brands, dan perusahaan makanan cepat saji lainnya dilaporkan bertemu dengan Chavez-DeRemer menjelang pelantikan Trump untuk membahas topik-topik utama industri, seperti undang-undang pro-serikat pekerja yang disponsorinya dan aturan pemberi kerja bersama, yang mendefinisikan hubungan antara pemberi waralaba dan penerima waralaba.
Baca Juga: RI Butuh Banyak Lowongan Kerja, Menaker: Kolaborasi Lintas Sektor Penting
Selama acara, McDonald's dan Chavez-DeRemer merayakan ulang tahun ke-10 program "Archways to Opportunity" perusahaan, yang menyediakan bantuan biaya kuliah dan membantu karyawan mencapai tujuan pendidikan, seperti memperoleh ijazah sekolah menengah atas.
Sebelumnya, McDonald's Corporation melaporkan pendapatan kuartal keempat dan setahun penuh untuk 2024, menunjukkan sedikit meleset dari laba per saham (EPS) dan pendapatan dibandingkan dengan perkiraan analis.
Terlepas dari hasil ini, saham perusahaan mengalami peningkatan yang signifikan, yang mencerminkan reaksi pasar yang kompleks. EPS aktualnya adalah $2,83, di bawah perkiraan 2,90 dollar AS, sementara pendapatan mencapai 6,39 miliar dollar AS, meleset dari 6,51 miliar dollR AS yang diharapkan.
Harga saham naik 4,73% pada perdagangan pra-pasar, ditutup pada 308,23 ribu dollar AS, naik dari penutupan sebelumnya di 294,30 dollar AS.
McDonald's melaporkan penurunan penjualan global yang sebanding sebesar 0,1% untuk setahun penuh 2024, meskipun pada kuartal IV terjadi peningkatan tipis sebesar 0,4%.
Perusahaan mempertahankan marjin laba usaha yang kuat sebesar 46,3% dan menghasilkan lebih dari 14,5 miliar dollar ASdalam bentuk pendapatan marjin restoran.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru