Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan ke depan. Pasalnya kata dia RI membutuhkan banyak lowongan pekerjaan untuk menggairahkan perekonomian nasional. Untuk itu kata dia proses perekrutan tenaga kerja harus dilakukan secara profesional dan transparan.
“Kami ingin memastikan setiap individu memiliki kesempatan yang setara, adil, dan transparan dalam mendapatkan pekerjaan serta akses terhadap kesejahteraan dan jaminan sosial,” kata Menaker Yassierli kepada wartawan pada Senin (26/5/2025).
Menaker Yassierli menambahkan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menuju pertumbuhan inklusif dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Maka dari itu peran serta swasta dalam membuka lapangan pekerjaan menjadi penting. Baru-baru ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) sendiri menyelenggarakan Job Fair dengan menyediakan sedikitnya 53 ribu lowongan kerja.
Salah satu pesertanya adalah PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) yang membuka sejumlah lowongan kerja untuk posisi di kantor pusat di Jakarta dan lokasi kawasan IWIP di Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Kesempatan ini terbuka untuk masyarakat, terutama generasi muda yang ingin terlibat dalam industri hilirisasi nikel di kawasan industri Weda bay.
General Manager External Relations IWIP, Yudhi Santoso, mengatakan bahwa keikutsertaan IWIP dalam Job Fair 2025 merupakan wujud nyata dukungan perusahaan terhadap penguatan sektor ketenagakerjaan nasional.
“Pada Job Fair 2025 ini, IWIP membuka 70 lowongan kerja dari 5.000 rencana perekrutan tahun 2025 sebagai bagian dari komitmen kami untuk menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan berkelanjutan. Kami menargetkan penyerapan mencapai 100.000 tenaga kerja hingga awal tahun 2026, seiring dengan terus berkembangnya kawasan industri,” jelasnya.
Yudhi juga menambahkan bahwa IWIP berharap keterlibatan dalam Job Fair ini dapat memperluas akses terhadap kesempatan kerja, memperkuat sinergi antara industri, masyarakat, dan pemerintah, serta berkontribusi langsung terhadap pembangunan ketenagakerjaan nasional.
Baca Juga: Tuding PDIP-BG Framing Kasus Judol, Budi Arie Diultimatum Segera Minta Maaf: Ditunggu 1x 24 Jam!
Sebagai informasi, sejak mulai beroperasi pada Agustus 2018, IWIP telah menyerap lebih dari 81.000 tenaga kerja Indonesia hingga awal tahun 2025.
Janji Bikin Job Fari Tiap Minggu
Diberitakan sebelummya, Menaker Yassierli pernah berjanji akan membuka lowongan kerja besar-besaran. Hal itu guna menekan tingginya angka pengangguran di Indonesia.
Salah satu program lowongan kerja itu, Menaker sempat mengaku akan menggelar bursa kerja (job fair) setiap Minggu untuk mengurangi angka pengangguran yang semakin meningkat akhir-akhir ini.
Menaker Yassierli pun mengaku jika kondisi ekonomi di Indonesia saat ini memang sedang tidak baik-baik saja.
Ada pelemahan aktivitas perekonomian deflasi selama lima bulan dari Mei sampai Oktober. Kemudian jumlah pengangguran juga menjadi tantangan sebanyak 7,5 juta orang.
Berita Terkait
-
Tuding PDIP-BG Framing Kasus Judol, Budi Arie Diultimatum Segera Minta Maaf: Ditunggu 1x 24 Jam!
-
Legislator PDIP Skakmat Menkop Budi Arie di DPR: Bapak Lagi Panik, Jangan Fitnah Partai Kami!
-
Pasang Stairlift di Candi Borobudur saat Prabowo Dampingi Macron, Istana: Kalau Kecapean Bisa Kusut
-
Murka Disebut Kecipratan Fee Judol, DPR Sentil Budi Arie: Gak Boleh Marah, Tuduh Dakwaan Jaksa Hoaks
-
Disebut Kecipratan Fee Judol saat jadi Menkominfo, Menkop Budi Arie: Lagu Lama, Kaset Rusak!
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Satu Meja di Istana Merdeka: Prabowo Buka Puasa Bareng Pimpinan NU, Muhammadiyah, dan MUI
-
Sisi Gelap Kapal Cumi Tiongkok: Separuh Awak Alami Kekerasan hingga Aktivitas Merusak Lingkungan
-
DPR Minta Pemerintah Batasi Pemudik Motor yang Membawa Anak dan Istri di Lebaran 2026
-
Ali Khamenei Pengagum Berat Bung Karno, Bela Nasakom saat Dipenjara Syah Iran
-
Jimly Asshiddiqie: RI Perlu Tangguhkan Keanggotaan BoP Sampai Perang Iran-AS Reda
-
Pemerintah Didesak Prioritaskan Evakuasi WNI di Timur Tengah Ketimbang Ambisi Jadi Penengah
-
Ratusan Warga Padati Kediaman Dubes Iran, Gelar Doa Bersama dan Petisi atas Wafatnya Ali Khamenei
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!