Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya (ESDM) membocorkan nasib diskon tarif listrik yang akan kembali diberikan kepada masyarakat.
Diskon tarif listrik ini direncanakan mulai berlaku Juni-Juli 2025, namun hingga saat ini belum ada kelanjutan rencana tersebut.
Namun, Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu menyebut, keputusan diskon tarif listrik diserahkan ke Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hatarto.
"Biar nanti dari Menko (Airlangga Hartarto) aja menjelaskan ya," ujarnya seusai Diseminasi RUPTL di Jakarta, Senin (2/6/2025).
Menurut Jisman, nasib diskon tarif listrik juga akan ditentukan oleh rapat terbatas (ratas) antara menteri dengan Presiden Prabowo Subianto. Dia bilang, hari ini rencananya diadakan ratas membahas diskon tarif listrik tersebut.
"Nanti kan akan dilaporkan resmi ya. Keliatannya ada ratas deh hari ini yah, tunggu aja," imbuh dia.
Jisman menambahkan, dalam kebijakan itu Kementerian Energi dan Sumber Daya posisinya tengah menunggu arahan dari Menko Airlangga terkait kebijakan diskon tarif listrik.
"Itu (diskon tarif listrik) kan dari Menko dulu, baru ke kita. Dari Pak Presiden dulu ratas, dari Menko baru ke kita, baru ke PLN," ucap dia.
Sebelumnya, irektur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo masih menunggu perintah dari pemerintah untuk menjalankan kebijakan diskon tarif listrik 50 persen tahap kedua. Diskon tarif listrik pada periode kedua ini akan berlaku pada bulan Juni hingga Juli 2024.
Baca Juga: Sudah Masuk Juni, Bos PLN Tunggu Sinyal Pemerintah soal Diskon Tarif Listrik
Menurut dia, sebenarnya PLN siap menjalankan kebijakan diskon tarif listrik tersebut
"Kami siap menjalankan arahan dari pemerintah," kata Darmawan seusai acara Disemenasi RUPTL, Senin (2/6/2025).
Sementara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, rencana diskon tarif listrik justru telah didiskusikan bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
"Sudah (dibicarakan), nanti biasanya kan Pak Menko (pelaksaannya)," ujar Erick Thohir saat ditemui di Indonesia Sharia Forum (ISF) 2025 di Hotel Le Meridien Jakarta, yang ditulis Selasa (27/5/2025).
Kekinian, dirinya menyebut, penugasan BUMN untuk kebijakan pemerintah masih harus persetujuan Menteri BUMN. Sehingga, Erick yang akan memantau kebijakan diskon tarif listrik ini.
"Kalau penugasan kan saya. Namanya Menteri BUMN sekarang lebih banyak penugasan, pengawasan. Lalu juga aksi korporasinya, approval-nya di saya," beber dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan
-
Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik
-
Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo
-
Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!
-
Tiga Penjarah Fasilitas Masjid di Tulang Bawang Berakhir di Tangan Polisi
-
Mimpi Besar Motor Listrik Nasional Dituntut Bukan Sekadar Proyek Seremonial Belaka
-
Ulasan Anggur Kemurkaan: Kisah Tragis Keluarga Joad di Tengah Krisis Amerika
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan