Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus berkomitmen dalam pelestarian lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). PNM secara aktif melaksanakan dua program prioritas, yaitu PNM Hijaukan Indonesia dengan menanam sebanyak 287.761 pohon di 63 titik lokasi serta PNM Peduli Terumbu Karang pada 520 karang di 5 titik lokasi wilayah pesisir Indonesia.
PNM menginisiasi program ini sebagai bentuk kepedulian terhadap isu-isu lingkungan, seperti polusi udara, kerusakan lahan, serta degradasi ekosistem darat dan laut. Melalui langkah-langkah nyata, PNM berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
PNM meyakini bahwa program ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, mulai dari mencegah erosi dan banjir, meningkatkan kualitas udara, hingga membantu menyerap emisi karbon melalui pohon-pohon yang ditanam. Upaya ini juga menjadi kontribusi PNM dalam mengatasi krisis iklim sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem bagi generasi mendatang.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PNM untuk turut andil dalam pembangunan berkelanjutan. “PNM tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan dan pemberdayaan, tapi juga sebagai sahabat bagi lingkungan yang peduli terhadap masa depan bumi. Melalui PNM Hijaukan Indonesia dan PNM Peduli Terumbu Karang, kami ingin menumbuhkan semangat bersama untuk merawat alam demi kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang,” ungkap Dodot.
PNM terus mendorong kolaborasi dengan berbagai stakeholder, termasuk komunitas lokal dan pemerintah daerah, untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program-program lingkungan ini. PNM percaya bahwa kolaborasi adalah kunci dalam menghadirkan dampak sosial dan lingkungan yang nyata serta berkelanjutan bagi masyarakat.***
Berita Terkait
-
Semangat Pancasila Warnai HUT ke-26 PNM: Komitmen untuk Terus Tumbuh Peduli Menginspirasi
-
PNM Fasilitasi Sekolah Kejar Paket Gratis bagi Keluarga Nasabah Mekaar
-
Nasabah PNM Mekaar Ubah 10 Ton Pakaian Bekas Jadi Produk Bernilai Ekonomi
-
Lewat Program Mekaar, PNM Tegaskan Komitmen Wujudkan Keuangan Syariah Berkelanjutan
-
Dorong Program SICANTIKS untuk Perkuat Literasi Keuangan Syariah, OJK Gandeng AO PNM
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025