Suara.com - Sambut momentum Hari Raya Idul Adha 2025 yang sarat makna pengorbanan dan berbagi, BRI Peduli, sebagai payung dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Fokus bantuan disalurkan kepada warga Desa BRILiaN Sukalaksana, Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, sebuah desa yang telah membuktikan diri sebagai model pengembangan berkelanjutan.
Bantuan yang diberikan BRI Peduli sangat komprehensif, mencakup pelatihan marketing dan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi para peternak domba dan kambing. Selain itu, bantuan juga berupa penyaluran peralatan usaha yang vital untuk mendukung keberlangsungan dan peningkatan kualitas usaha peternakan domba dan kambing di desa tersebut. Inisiatif ini sangat relevan mengingat Desa BRILiaN Sukalaksana terkenal dengan budidaya Domba Garut, salah satu domba lokal terbaik di Indonesia yang diakui ketangkasannya, dan menjadi komoditas unggulan desa.
Komitmen BRI untuk Ekosistem Ekonomi Lokal yang Berkelanjutan
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, mengungkapkan bahwa penyaluran bantuan bagi warga Desa BRILiaN Sukalaksana merupakan wujud nyata kepedulian BRI terhadap masyarakat, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. Fokus pada peternak domba dan kambing menjadi strategi BRI untuk memperkuat sektor ekonomi yang menjadi tulang punggung desa.
"Idul Adha bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Lewat BRI Peduli, kami ingin memastikan peternak di desa binaan kami mampu tumbuh secara berkelanjutan," ujar Hendy. Pernyataan ini menegaskan visi BRI yang lebih luas, tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, sejalan dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan.
Selain bantuan spesifik bagi peternak domba, BRI Peduli juga menyalurkan bantuan sembako bagi seluruh warga Desa Sukalaksana. Penyaluran bantuan kebutuhan pokok ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus menciptakan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di antara warga desa, terutama dalam suasana hari raya.
Desa BRILiaN Sukalaksana: Transformasi dari Desa Tertinggal Menjadi Percontohan
Desa Sukalaksana memiliki kisah inspiratif tersendiri. Desa ini merupakan salah satu peserta program Desa BRILiaN tahun 2021 yang diselenggarakan oleh BRI. Program Desa BRILiaN sendiri adalah inisiatif pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa. Program ini mengedepankan implementasi praktik kepemimpinan desa yang unggul, semangat kolaborasi antar-lapisan masyarakat, demi mengoptimalkan potensi desa berbasis Sustainable Development Goals (SDG's).
Baca Juga: Bank Mandiri Perkuat Komitmen kepada Masyarakat Lewat Program Kurban di Idul Adha 1446 H
Berkat inovasi dan kerja keras pemerintah desa serta seluruh lapisan masyarakatnya, Desa Sukalaksana berhasil menjadi pemenang Desa BRILiaN 2021. Keberhasilan ini bukan semata-mata karena budidaya Domba Garut, melainkan juga berkat diversifikasi program-program unggulan lainnya. Desa ini memiliki unit pengelolaan air bersih yang mandiri, program budidaya Teh Kewer dan Kopi Akar Wangi yang inovatif, hingga sektor pertanian seperti sawi yang dikelola secara profesional oleh BUMDesa Bina Laksana. Keberagaman potensi ini menunjukkan kemandirian dan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan desa.
Kepala Desa Sukalaksana, Oban Sobana, mengungkapkan rasa syukurnya atas transformasi yang terjadi di desanya. “Sejak tahun 2008 Desa Sukalaksana merupakan desa tertinggal, namun berkat inovasi dan peran aktif pemerintah desa serta lapisan masyarakat, desanya kini menjadi salah satu desa percontohan di wilayah Kabupaten Garut,” ujarnya.
Oban Sobana juga secara khusus mengapresiasi peran aktif BRI dalam proses transformasi ini. “Sekarang desa kami sudah maju dan menjadi salah satu desa percontohan di Kabupaten Garut. Tentunya tidak lepas dari peran BRI yang sudah banyak membantu kami terutama lewat program-program pemberdayaan dan penyaluran bantuan yang bisa mendukung pelaku usaha di desa kami,” pungkasnya.
Kontribusi BRI Peduli di Desa BRILiaN Sukalaksana ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan, melainkan juga menanamkan semangat kemandirian dan keberlanjutan. Melalui pelatihan, pembinaan, dan dukungan peralatan, BRI membantu memastikan bahwa perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga katalisator bagi pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di tingkat desa.
Berita Terkait
-
Iduladha 1446H: TelkomGroup Distribusikan 946 Hewan Kurban untuk Masyarakat
-
Aturan Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Hari Ini
-
Tak Ada Lagi Ketua RT yang Usik Perayaan Idul Adha Dewi Perssik
-
Momen Dewi Perssik Ikut Potong Daging Kurban Buat 1000 Orang
-
Sapi Limosin Ayu Ting Ting, Nyaris Kepleset saat Diturunkan dari Mobil
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu
-
Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite