Suara.com - Dengan penuh rasa syukur, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menorehkan prestasi melalui penghargaan kategori Gold dalam Pilar Lingkungan dalam ajang The 5th TJSL & CSR Awards 2025 yang diselenggarakan oleh BUMN Track di Jakarta. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen PNM dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada pelestarian alam dan pembangunan berkelanjutan. PNM dinilai berhasil mengimplementasikan program-program lingkungan secara konsisten dan berdampak langsung terhadap masyarakat serta ekosistem sekitar.
Turut hadir juga Wakil Ketua MPR RI, Eddy Suparno yang memberikan apresiasi paling tinggi untuk PNM yang telah mendapatkan penghargaan karena dapat menumbuhkan ekonomi disertai dengan pelestarian lingkungan, ia mengatakan bahwa lingkungan yang bersih merupakan cerminan dari wajah setiap perusahaan. “Saya berikan apresiasi kepada setiap pemenang karena saya selalu percaya jika kita ingin dipandang wajah perusahaan kita bersih maka peliharalah lingkungan dengan baik karena lingkungan kita adalah cerminan perusahaan kita” ujar Eddy.
Pengakuan ini semakin mempertegas langkah PNM untuk menghadirkan kontribusi yang terukur dan berkelanjutan di bidang lingkungan. Melalui program-program seperti konservasi sumber daya air, penanaman pohon, dan edukasi lingkungan di berbagai wilayah, PNM membuktikan bahwa upaya pelestarian alam dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat.
Sekretaris Perusahaan PT PNM, L Dodot Patria Ary, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan ini dan menegaskan bahwa capaian tersebut sejalan dengan nilai dasar perusahaan. “Penghargaan ini mencerminkan komitmen PNM dalam menerapkan nilai keberlanjutan di setiap aktivitasnya. Kami percaya bahwa bisnis yang baik adalah bisnis yang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat,” ujar Dodot.
Ke depan, PNM optimis dapat terus memperkuat peran sebagai perusahaan yang tidak hanya fokus pada pembiayaan dan pendampingan usaha ultra mikro, tetapi juga menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan. Melalui semangat keberlanjutan dan kolaborasi dengan berbagai pihak, PNM berharap dapat menciptakan ekosistem bisnis yang ramah lingkungan karena PNM meyakini bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari dampak positif yang diberikan kepada lingkungan dan sosial.***
Berita Terkait
-
IDEAS Awards 2025 Berikan Silver Winner pada Program Komunikasi ESG PNM
-
60 Kg Jeans Decluttering dari Karyawan PNM, Disulap Jadi Fashion Keren oleh Nasabah PNM Mekaar
-
Puding Rumahan Eksis di Mall: Kisah Sukses UMKM Berkat Program Pelatihan PNM
-
Bangga Tumbuh Bersama PNM, Ibu Nira Jadi Inspirasi Pemberdayaan Perempuan di Balikpapan
-
PNM dan BAZNAS Antar Kurban dari Donasi Karyawan hingga ke Ujung Negeri
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara