Suara.com - Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) terus meroket sejak IPO hingga akhir pekan ini, yangmenunjukkan minat yang luar biasa di pasar modal.
Sejak pertama kali tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 9 Juli 2025, saham perusahaan ini telah mengalami Auto Reject Atas (ARA) selama tiga hari berturut-turut.
Pada pembukaan perdagangan Jumat (11/7/2025), saham COIN melonjak signifikan, terbang 34,07 persen atau 62 poin, mencapai level harga Rp244 per lembar. Sehari sebelumnya, saham COIN juga menunjukkan performa impresif dengan mencapai ARA, menguat 34,81 persen ke angka Rp182 per saham.
Bahkan pada hari pertama perdagangannya, saham COIN langsung mengalami ARA, melesat 35 persen menjadi Rp135 per saham. Kenaikan harga yang konsisten dan cepat ini menarik perhatian luas dari para pelaku pasar.
Minat Investor Terkonfirmasi Sejak Masa IPO
Tingginya antusiasme investor terhadap COIN sebenarnya sudah terlihat jelas sejak masa penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) yang berlangsung pada 2-7 Juli 2025. Pada periode tersebut, saham COIN mencatatkan kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga lebih dari 180 kali, dengan total pemesanan yang datang dari lebih dari 200.000 calon investor. Angka-angka ini menjadi indikator kuat betapa besarnya harapan pasar terhadap potensi pertumbuhan dan peran COIN di industri aset kripto.
Direktur Utama PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), Ade Wahyu, menilai bahwa tingginya antusiasme masyarakat terhadap saham COIN merupakan cerminan dari kepercayaan yang semakin besar masyarakat terhadap aset kripto sebagai instrumen investasi. Ia optimistis bahwa hasil positif ini akan menjadi momentum awal yang sangat baik bagi perjalanan COIN ke depan. Tujuan utama COIN adalah terus mendorong terciptanya ekosistem aset kripto yang transparan, teregulasi, dan senantiasa mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG).
Ade Wahyu juga menyampaikan apresiasi mendalamnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan COIN. "Kami berterima kasih kepada regulator, para profesi penunjang, mitra-mitra dan investor atas kepercayaan dan dukungannya yang menyambut baik kehadiran COIN di pasar saham," ujar Ade di Jakarta, Jumat (11/7/2025).
Ia menambahkan, "Sebagai induk usaha dari PT Central Finansial X (CFX) sebagai Bursa Aset Kripto dan PT Kustodian Koin Indonesia (ICC), kami percaya animo dari masyarakat terhadap saham COIN menggambarkan penerimaan aset kripto yang semakin luas dari masyarakat dan mengajak seluruh pihak untuk ikut melakukan pengawasan."
Baca Juga: Otto Toto Sugiri Jadi Orang Terkaya Nomor 5 di RI
Pernyataan ini menunjukkan komitmen COIN tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada pembangunan ekosistem aset kripto yang sehat dan terpercaya di Indonesia.
Dengan CFX sebagai bursa yang teregulasi dan ICC sebagai lembaga kustodian, COIN berperan sentral dalam memberikan rasa aman dan kepercayaan bagi investor yang ingin masuk ke pasar aset kripto.
Berita Terkait
-
Pasar Modal Bergairah, IHSG dan Nilai Transaksi Melonjak Sepanjang Pekan Ini
-
COIN Optimistis Kinerja Keuangan Tahun 2025 Bertumbuh
-
Saham COIN Mengalami ARA Tiga Hari Berturut-turut sejak Listing
-
Ingat Lagi Jawaban Jaksa Agung era Jokowi saat Kejar Riza Chalid: Sulitlah, Dia Tidak Ada di Rumah!
-
Gurita Bisnis Riza Chalid yang Jadi Tersangka Korupsi Pertamina, Dulu Terjerat 'Papa Minta Saham'
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti
-
Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan
-
Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem
-
Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!
-
Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan
-
Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI
-
Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini
-
Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!
-
Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun
-
Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja