Suara.com - Muhammad Riza Chalid, saudagar minyak kontroversial karena sering disebut namanya dalam berbagai kasus hukum di Indonesia, akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pertamina.
Riza Chalid sebenarnya nyaris dijerat hukum pada 2015 lalu, ketika ia dituding membawa-bawa nama Presiden Joko Widodo untuk meminta sebagian saham Freeport. Saat itu kasus ini disidang di DPR dan sempat akan dibawa ke meja hijau.
Sayangnya saat itu Kejaksaan Agung terlihat seperti enggan menindak tegas Riza Chalid. Jaksa Agung ketika itu, yang juga politkus Nasdem, HM Prasetyo bahkan memberikan alasan yang unik saat DPR meminta ia memeriksa Riza Chalid.
"Ya sulitlah, tidak ada di tempat. Rumahnya di sini, tapi kami datangi tidak ada," kata Prasetyo, di Jakarta, Jakarta, 19 Januari 2016.
Prasetyo bahkan meminta anggota DPR untuk ikut mencari Riza Chalid.
"Mohon bantuannya Pak, kalau ada yang tahu di mana, kami sudah datangi ke seluruh rumahnya tapi tidak ada," lanjut Prasetyo.
Ia kemudian mengaku bahwa pihaknya sudah meminta bantuan Interpol, karena Riza Chalid diduga sudah kabur ke luar negeri.
Datang ke Acara Nasdem
Uniknya, beberapa tahun kemudia, tepatnya pada tahun 2018, Riza Chalid tertangkap kamera sedang menghadiri acara acara kuliah umum Presiden Joko Widodo yang digelar oleh Akademi Bela Negara Partai Nasdem di Jakarta.
Baca Juga: Profil Muhammad Riza Chalid: Keluarga, Bisnis dan Permainan Politik si Raja Minyak
Dalam foto dan rekaman yang beredar ketika itu, terlihat Riza Chalid duduk di barisan depan bersama sejumlah tokoh, termasuk Mahfud MD.
Nasdem saat itu tak menampik kehadiran Riza Chalid dalam acara tersebut. Bahkan perwakilan Nasdem saat itu mengatakan Riza Chalid datang atas undangan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.
HM Prasetyo, yang pada 2018 masih menjabat sebagai Jaksa Agung, juga hadir dalam acara tersebut. Tetapi ketika ditanya, soal kelanjutan kasus Papa Minta Saham, Prasetyo mengatakan kasus tersebut sudah selesai.
"Bagi kita secara hukum kasus yang berkaitan dengan Freeport yang kamu sebutkan itu sudah selesai," kata HM Prasetyo saat dikonfrontasi wartawan.
Saat ditanya soal kehadiran Riza Chalid di acara tersebut, HM Prasetyo cuma menjawab pendek.
"Silakan, urusan dia, kok nanya ke saya? Saya sendiri juga hadir di situ," ketus Jaksa Agung, HM Prasetyo.
Tag
Berita Terkait
-
Dirut PT IBI Toto Nugroho Tersangka Bareng Riza Chalid, Pabrik Baterai Lanjut Terus?
-
Jadi Tersangka Tapi Riza Chalid di Singapura, Mampukah Kejagung Menjemputnya?
-
Era Kebal Hukum Berakhir di Tangan Prabowo, Riza Chalid Jadi Awalnya?
-
Jaksa Bantah Kriminalisasi Tom Lembong Gegara Dukung Anies pada Pilpres 2024, Begini Penjelasannya
-
Dari Dirut hingga Riza Chalid, Ini Daftar 18 Tersangka Korupsi Pertamina Rugikan Negara Rp285 T
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026
-
Pemerintah Siapkan Skema Kompensasi Rumah untuk Percepat Pengurangan Pengungsi Pascabencana Sumatra
-
DPR dan Pemerintah Pacu Pemulihan Bencana Sumatra, Target Normal Sebelum Ramadhan 2026
-
Agar Siswa Suka Makan Sayur, BGN Akan Libatkan Guru dan Mahasiswa Dalam Pendidikan Gizi di Sekolah
-
Pancaroba Picu Kewaspadaan Superflu di Kabupaten Tangerang, Dinkes Minta Warga Tidak Panik