Suara.com - Sejumlah paylater bersaing untuk menekan jumlah bunga yang dibayarkan peminjam. Dua paylater yang banyak digunakan masyarakat Indonesia adalah Shopeepaylater atau SpayLater dan Gopaylater atau Gopay Pinjam. Dua fitur ini merupakan pengembangan dari aplikasi layanan belanja yang dimiliki keduanya. Bunga pinjaman Shopeepaylater vs Gopaylater juga terpaut tipis.
Melansir website resmi Shopee, pengguna SPayLater akan dikenakan biaya cicilan (Suku bunga & biaya lain) min. 2.95% untuk program Beli Sekarang, Bayar Nanti yang diselesaikan dalam waktu 1 (satu) bulan dengan cicilan yang diselesaikan dalam waktu 3 (tiga), 6 (enam), dan 12 bulan serta 18 dan 24 bulan (khusus Pengguna terpilih). Pilihan periode cicilan tersebut akan berbeda pada setiap Pengguna dan akan dikenakan biaya penanganan sebesar satu persen per transaksi.
Minimum transaksi untuk pembayaran dalam 1 (satu) bulan adalah Rp1, sedangkan minimal transaksi untuk pembayaran dengan cicilan adalah Rp50.000. Anda tetap dapat melakukan checkout pesanan dengan SPayLater selama masih memiliki limit pinjaman dan tidak terdapat keterlambatan pembayaran tagihan untuk produk pinjaman lain di dalam aplikasi Shopee. Pada Perjanjian Kredit, jumlah Nilai Pokok Fasilitas Pinjaman sudah mencakup Biaya Penanganan dan Biaya Layanan.
Setelah mengambil cicilan pada SpayLater, cara untuk membayar cicilannya pun gampang. Pada halaman Metode Pembayaran, tampilan SPayLater akan mengikuti aturan sebagai berikut:
1. Jika harga barang di bawah Rp50.000, maka hanya terdapat pilihan Beli Sekarang dan Bayar Nanti (BNPL) yang akan muncul.
2. Jika limit umum adalah Rp0, pilihan Beli Sekarang dan Bayar Nanti (BNPL) tidak akan terlihat.
3. Jika limit umum adalah Rp0 dan limit cicilan di bawah Rp50.000, maka metode pembayaran SPayLater tidak dapat dipilih (berwarna abu-abu).
Jika Anda sudah memenuhi kriteria namun tidak dapat melakukan pembayaran dengan SPayLater, silakan hubungi Customer Service Shopee. Perlu diketahui, limit dalam pinjaman Shopee pun bisa berubah tergantung dari kebijakan perusahaan.
Pinjaman Gopaylater
Baca Juga: 5 Rekomendasi Paylater Bunga Paling Ringan Agar Terhindar Galbay
Sementara itu, Gopaylater juga menerapkan kebijakan bunga rendah untuk setiap pinjamannya. Melansir website resmi Gopay, pinjaman ini mengenakan bunga 0,99% - 3% per bulan tergantung dari kontrak pinjam. Peminjam juga akan dikenai biaya tambahan berupa biaya admin 0% - 3% dari total pinjaman.
Supaya kamu semakin yakin, ada banyak keuntungan GoPay Later yang bisa didapatkan, seperti pilihan tenor yang fleksibel mulai dari yang terpendek 61 hari sampai yang terpanjang 183 hari, bunga mulai dari 1,13% hingga 2,69%, Annual Percentage Rate (APR) dengan minimal 17,6% dan maksimal 36% per tahun, biaya layanan mulai dari 2,62% hingga 5,05%, serta biaya provisi yang pastinya ringan cuma 5,30%.
Tagihannya akan jatuh tempo pada tanggal kamu mencairkan dana pertama di bulan berikutnya. Jika tagihanmu belum dibayarkan hingga melewati tanggal tersebut, maka akan dikenakan biaya denda keterlambatan sejumlah 0.3% perhari dari jumlah nominal tagihan yang tertunggak, dengan batas maksimal denda tidak melebihi angka 100% dari nilai pendanaan yang tercantum dalam perjanjian pendanaan. Gopaylater juga menyediakan promo – promo khusus belanja setiap bulan dengan memperhatikan syarat dan ketentuan berikut.
1. Periode program berbeda-beda.
2. Promo cashback berupa GoPay Coins.
3. Seluruh promo memiliki kuota terbatas setiap harinya.
4. Promo berlaku untuk satu kali penggunaan setiap pengguna terpilih GoPay Later.
5. Promo berlaku untuk transaksi di Merchant online dan berbagai layanan Gojek terpilih hanya dengan metode pembayaran GoPay Later.
6. Promo dapat dipakai untuk pengguna yang sudah upgrade atau mengaktivasi GoPay Later terbaru oleh PT Multifinance Anak Bangsa.
7. Promo ini tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.
8. Promo Cashback akan diterima pengguna maksimal dalam 2x24 jam setelah pembayaran berhasil.
9. GoPay Later berhak mengubah syarat dan ketentuan dan/atau menghentikan promosi tanpa pemberitahuan sebelumnya.
10. GoPay Later berhak menahan dan/atau membatalkan promo dan/atau membatasi layanan, baik untuk sementara maupun secara permanen, kepada pengguna sewaktu-waktu termasuk jika ditemukan tindakan penyalahgunaan (abuse), kecurangan (fraud) dan/atau aktivitas mencurigakan lainnya pada akun pengguna.
11. Dengan menggunakan promo ini, pengguna dianggap telah mengerti dan menyetujui seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Utang Orang Indonesia di Pinjol Tembus Rp 82,59 Triliun, di Paylater Sampai Rp 21,89 Triliun
-
Tips Belanja Cerdas di Jakarta Fair Kemayoran Pakai PayLater
-
Paylater Kian Diminati, Semakin Mudah Diakses di Berbagai Wilayah Indonesia
-
Budaya Cicil Bahagia: Ketika Gen Z Menaruh Harapan pada PayLater
-
GoPayLater vs ShopeePayLater: Mana yang Lebih Murah?
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan