Suara.com - Lubrizol, pemimpin global dalam industri kimia khusus, membuka kantor barunya di Talavera Office Park, Jakarta Selatan, Indonesia.
Ekspansi strategis ini menjadi tonggak penting dalam komitmen Lubrizol terhadap kawasan Asia Tenggara, memperkuat dedikasinya untuk mendorong inovasi, keberlanjutan, dan kemitraan lokal di salah satu ekonomi paling dinamis di kawasan ini.
Dengan pengalaman lebih dari 65 tahun di Asia Pasifik, Lubrizol telah membangun reputasi dalam keunggulan teknologi dan kolaborasi yang terpercaya dengan pelanggan dan produsen peralatan asli (OEM).
Kehadiran bisnis yang diperluas di Indonesia memperkuat warisan ini, menempatkan Lubrizol untuk melayani pasar lokal secara lebih optimal dengan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang disesuaikan, sejalan dengan kebutuhan industri dan tujuan lingkungan Indonesia yang terus berkembang.
“Indonesia mencerminkan keberagaman, ketangguhan, dan potensi. Dengan kehadiran kantor ini, kami menegaskan komitmen kami untuk memberikan solusi berbasis sains yang memberdayakan industri dan meningkatkan kualitas hidup. Kami mengundang mitra lokal, pemimpin industri, dan para inovator untuk menjalin koneksi dan mengeksplorasi peluang kolaborasi guna mendorong masa depan industri Indonesia,” kata Henry Liu, Wakil Presiden Lubrizol Asia Pasifik, Minggu (27/7/2025).
Kantor baru di Indonesia melengkapi peluncuran Southeast Asia Innovation Center milik Lubrizol yang baru-baru ini dibuka di Jurong, Singapura, sebuah fasilitas mutakhir yang dirancang untuk mempercepat ko-inovasi dan menghadirkan solusi berkelanjutan yang sesuai pasar di sektor mobilitas, perawatan pribadi, kesehatan, dan infrastruktur.
Bersama-sama, fasilitas ini membentuk jaringan regional yang kuat untuk mendukung misi Lubrizol dalam mendorong pertumbuhan melalui kolaborasi dan inovasi.
Kantor Jakarta akan berfungsi sebagai pusat keterlibatan pelanggan dan pemangku kepentingan industri, serta layanan teknis, memungkinkan kolaborasi yang lebih erat dengan produsen, peneliti, dan institusi Indonesia.
Kantor ini akan berperan penting dalam menyediakan solusi yang disesuaikan dengan agenda keberlanjutan dan transformasi industri Indonesia.
Baca Juga: Perusahaan Layanan Bisnis Digital TCID Ekspansi ke Semarang
Seiring dengan pembukaan kantor ini, Lubrizol telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan PT Pertamina Lubricants, anak perusahaan dari perusahaan energi milik negara Indonesia.
Kemitraan strategis ini bertujuan untuk mengeksplorasi peluang bersama dalam kolaborasi teknologi, ekspansi pasar, dan keberlanjutan di sektor pelumas guna mendukung pertumbuhan industri dan tujuan lingkungan Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Harga Plastik Melonjak Tinggi Gegara Minyak, Sektor Industri Terancam?
-
Kementan Akan Tindak Tegas Mafia Minyak Goreng
-
Wamentan Klaim Indonesia Surplus 800.000 Hewan Kurban
-
Suara Konsumen: Kartu Kredit Maybank Belum Diterima, Tapi Sudah Dipakai
-
Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia
-
Kanwil DJP Intensif Penagihan Aktif, Nunggak Pajak Rekening Bisa Diblokir?
-
Rupiah Melemah Terus-menerus Akibat Kebijakan Pemerintah
-
Taipan RI Berharta Rp243 T Justru Gadai Saham Demi Dapat Utang Bank
-
Alasan Rekening Warga Senilai Rp330 Miliar Tiba-tiba Diblokir Dirjen Pajak