Suara.com - PT Central Finansial X (CFX) sebagai bursa aset keuangan digital termasuk aset kripto selama dua tahun terakhir bersama seluruh anggotanya yang merupakan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) terus berkomitmen untuk menciptakan dampak bersama bagi pertumbuhan industri aset kripto yang berkelanjutan.
Komitmen ini direalisasikan oleh Bursa CFX bersama dengan seluruh anggotanya melalui program Tanggung Jawab Sosial atau Corporate Social Responsibility “CFX & Members: 2 Years of Creating Impact Together” dengan melakukan kegiatan penanaman 300 bibit pohon mangrove bekerja sama dengan YCAB Foundation dan sekaligus meluncurkan website CFX terbaru yang berlokasi di Pantai Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.
Hingga saat ini, terdapat sebanyak 31 anggota Bursa CFX dan 20 di antaranya sudah berlisensi sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Direktur Utama CFX Subani, menyampaikan bahwa kegiatan bersama seluruh anggota Bursa CFX ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab perusahaan terhadap pelestarian lingkungan yang memberikan dampak positif pada keberlanjutan ekonomi masyarakat setempat.
Menurut Subani, mangrove telah diakui sebagai ekosistem yang sangat berharga dan berfungsi sebagai benteng alami yang melindungi pantai dari abrasi, banjir, dan badai.
“Penanaman mangrove berperan penting dalam mengurangi emisi karbon karena memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menyerap dan menyimpan karbon dioksida dari atmosfer. Seiring dengan bertumbuhnya ekosistem mangrove, banyak kegiatan ekonomi yang dapat dikembangkan dan masyarakat setempat dapat memanfaatkan sumber daya alam yang disediakan oleh ekosistem mangrove ini, menciptakan peluang bisnis dan meningkatkan kesejahteraan mereka,” kata Subani ditulis Senin (28/7/2025).
Subani menjelaskan, melalui aksi tanam mangrove ini, diharapkan dalam jangka panjang masyarakat setempat dapat menjadi pelaku utama untuk menjaga dan memanfaatkan potensi ekonomi mangrove secara berkelanjutan.
Bertepatan dengan usia Bursa CFX yang genap dua tahun, secara resmi Bursa CFX meluncurkan tampilan terbaru pada halaman utama websitenya. Tampilan baru tersebut merupakan hasil dari akselerasi inovasi layanan aset keuangan digital berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan konsumen aset kripto dan masyarakat.
“Pengkinian pada website Bursa CFX menjadi bagian dari komitmen dan strategi perusahaan dalam menjawab tantangan pengembangan fitur yang semakin kompleks dengan berfokus pada peningkatan pengalaman konsumen aset kripto. Peluncuran website Bursa CFX yang baru ini menjadi momen yang spesial karena bersamaan dengan hari ulang tahun yang kedua,” ungkap Subani.
Baca Juga: Dorong Inklusi Aset Kripto, Pintu Bagikan Voucher BTC ke Peserta Tricourt Cup 2025
Subani mengatakan, masyarakat maupun konsumen aset kripto dapat mengakses data transaksi 10 aset kripto dengan volume perdagangan dan jumlah transaksi tertinggi pada halaman utama website versi terbaru.
Lebih lanjut, Subani menyatakan, masyarakat maupun konsumen aset kripto juga dapat melihat harga aset kripto dan persentase perubahannya.
“Wajah baru dari website Bursa CFX ini sebagai bentuk komitmen dalam mengedepankan transparansi dan bentuk pengawasan perdagangan aset kripto oleh Bursa CFX. Jadi, masyarakat maupun konsumen aset kripto bisa mengakses seluruh ringkasan transaksi aset kripto yang diperdagangkan di Indonesia oleh seluruh anggota Bursa CFX,” tutup Subani.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra