Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menutup sesi I perdagangan hari ini dengan penguatan signifikan. Pada penutupan sesi I, IHSG naik sebesar 71,96 poin (0,96%) ke level 7.536,61, setelah dibuka menguat 38,06 poin (0,51%) di level 7.504. Kenaikan ini didorong oleh mayoritas sektor saham yang menunjukkan performa positif.
Penguatan IHSG didukung oleh melonjaknya saham-saham di sektor material dasar, energi, konsumer non-primer, infrastruktur, teknologi, properti, keuangan, dan industri. Saham-saham big cap seperti PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) juga turut menyumbang kenaikan, yang pada penutupan sesi I berada di angka Rp 1.900, naik 5,6% dari harga pembukaan.
Pada penutupan sesi I, saham CDIA berada di angka 1.900, naik 5,6% dibandingpan pembukaan pasar. Sedangkan saham COIN, naik 1.230, naik cukup signifikan.
Pesta cuan juga dirasakan oleh saham-saham top gainers yang melonjak drastis, bahkan beberapa di antaranya mencapai batas auto rejection atas (ARA). Saham PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) menjadi salah satu yang paling menonjol dengan kenaikan sebesar 24,58% ke harga Rp 735. Kinerja gemilang juga ditunjukkan oleh saham PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) yang melesat 28,49%.
Penguatan IHSG hari ini menjadi pembalasan setelah kemarin ditutup anjlok sebanyak 73,13 poin (0,97%) menjadi 7.464,64. Penurunan tajam kemarin dipicu oleh penjualan bersih (net sell) investor asing senilai Rp 1,01 triliun, yang didominasi oleh saham-saham seperti AMMN, BBRI, dan BMRI.
Pada perdagangan hari ini, sejumlah sektor saham kompak menguat, dipimpin oleh sektor barang konsumsi non-primer yang melonjak 1,35%. Sektor lain yang juga menguat signifikan adalah infrastruktur (1,02%), teknologi (0,87%), keuangan (0,78%), dan barang konsumsi primer (0,49%).
Sementara itu, di tengah mayoritas sektor yang menguat, beberapa sektor justru terkoreksi, yaitu sektor perindustrian (0,56%), sektor kesehatan (0,37%), dan sektor barang baku (0,17%).
Kinerja Saham Unggulan dan Top Losers Sesi I
Sepanjang sesi I perdagangan, terjadi sekitar 1.256.410 kali transaksi dengan nilai mencapai Rp 10,25 triliun. Sebanyak 381 saham menguat, 317 saham melemah, dan 199 saham stagnan.
Baca Juga: Investor Saham Tembus 7,1 Juta, 35 Juta Transaksi Dilakukan di Stockbid
Selain RELI, beberapa saham top gainers lain yang mencatat kenaikan pesat antara lain PT Indikripto Koin Semesta Tbk (COIN) yang melesat 23% dan PT MD Entertainment Tbk (FILM) yang terkerek 19,84%. Saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) juga tancap gas dengan kenaikan 17,24% menjadi Rp 69.
Sebaliknya, lima saham masuk daftar top losers dengan penurunan tajam. Saham PT Era Mandiri Cemerlang Tbk (IKAN) ambles 13,82%, disusul PT Cipta Sarana Medika Tbk (DKHH) yang anjlok 10,84%. Saham lainnya yang jatuh adalah PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM), PT Jobubu Jarum Minahasa Tbk (BEER), dan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF).
Penguatan IHSG hari ini juga sejalan dengan kenaikan yang terjadi di bursa saham Asia, di mana indeks Straits Times (Singapura), Hang Seng (Hong Kong), Shanghai (China), dan Nikkei (Jepang) juga kompak menguat.
Berita Terkait
-
IHSG Hari Ini 5 Agustus 2025: Menguat ke 7.508
-
IHSG Didorong Level 8.000 Sambut HUT RI, OJK : Hati-hati
-
IHSG Berbalik Perkasa Pada Perdagangan Pagi Ini, Saham CDIA Makin Berjaya
-
IHSG Terperangkap di Zona Merah Hingga Anjlok Hampir 1 Persen, Ini Saham Pendorongnya
-
Tarif Trump Berlaku 7 Agustus 2025, IHSG Borpotensi Merana Hingga Akhir Tahun
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung