Suara.com - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam, mengeluarkan emas batangan edisi khusus HUT RI ke-80 bertajuk 'Simfoni Ibu Pertiwi'. Dalam edisi khusus ini, motif yang tertera mencerminkan harmoni antara alam, dan budaya, menjadikannya tidak hanya koleksi berharga, tetapi juga simbol identitas dan kebanggaan Indonesia.
Direktur Komersial ANTM, Handi Sutanto, mengatakan lewat edisi khusus ini perseroan ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenang dan merayakan nilai-nilai kebangsaan.
"Kami berharap produk ini dapat menjadi pilihan koleksi maupun hadiah penuh makna bagi keluarga dan sahabat, sekaligus menumbuhkan literasi investasi emas di Tanah Air," ujarnya seperti dikutip dalam keterbukaan informasi, Rabu (20/8/2025).
Desain emas 'Simfoni Ibu Pertiwi' mengisahkan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia. Di tengah ilustrasi, digambarkan sosok penari berselimut sinar emas sebagai representasi ibu pertiwi yang penuh kasih dan menjadi sumber kehidupan.
Flora endemik Nusantara bermekaran di sekelilingnya, dengan harimau dan burung elang sebagai simbol keberanian, serta fauna khas Indonesia seperti bekantan, komodo, dan badak turut memperkuat narasi kebanggaan nasional.
Sosok anak muda yang meniup seruling melambangkan generasi penerus yang menjaga harmoni negeri, sementara pita merah putih yang melingkari desain menjadi simbol persatuan dan cita-cita luhur bangsa.
“Kehadiran gift series 'Simfoni Ibu Pertiwi' diharapkan dapat meningkatkan rasa cinta tanah air, dengan menghadiahkan emas bertema kebanggaan Indonesia," imbuh Handi.
Untuk diketahui, Antam memiliki beragam edisi spesial, seri selain 'Simfoni Ibu Pertiwi', seri Indonesia ada, Indonesian Heritage Topi Bluko Dayak dan Indonesian Heritage Tuggu Zapin, serta ada juga edisi Indonesia Tanah Air Beta.
Baca Juga: Emas Antam Hari Ini, 19 Agustus 2025: Menguat Tipis
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak