Suara.com - Kebutuhan akan akses layanan kesehatan yang memadai dan mudah dijangkau adalah hal fundamental bagi setiap lapisan masyarakat.
Menyadari hal tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengambil langkah nyata melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Kali ini, BRI Branch Office Bandarjaya secara resmi menyerahkan bantuan berupa pembangunan fasilitas klinik kesehatan di lingkungan Lanud Pangeran M. Bun Yamin, Lampung Tengah, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap kesejahteraan prajurit TNI AU dan masyarakat sipil di sekitarnya.
Penyerahan bantuan ini menandai sebuah momen penting yang mempertegas peran BRI tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang berkontribusi aktif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Simbolisasi penyerahan bantuan dilakukan oleh Mochamad Chandra Ariesta, Pemimpin Cabang BRI Branch Office Bandarjaya, kepada Letkol Pnb Oktavianus Olga., Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin.
Mochamad Chandra Ariesta, Pemimpin Cabang BRI Branch Office Bandarjaya, menegaskan bahwa pembangunan klinik ini adalah bukti komitmen BRI dalam memberikan manfaat langsung.
"Kami ingin keberadaan BRI benar-benar memberi manfaat langsung, terutama bagi para prajurit yang menjaga kedaulatan negara serta masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa fokus BRI dalam program CSR tidak hanya sebatas dukungan finansial, tetapi juga keberlanjutan dampak positif yang dirasakan langsung oleh penerima manfaat.
Pembangunan klinik ini adalah bagian dari strategi BRI untuk meningkatkan akses layanan kesehatan, baik bagi prajurit TNI AU dan PNS, maupun keluarga mereka dan masyarakat di sekitar Lanud.
Baca Juga: Kenapa Persib Bandung Masih Melempem di Pekan-pekan Pertama BRI Super League 2025?
Dukungan BRI Peduli ini datang sebagai jawaban atas kebutuhan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas bagi warga di sekitar pangkalan udara. Letkol Pnb Oktavianus Olga S. N., Komandan Lanud Pangeran M. Bun Yamin, menyambut baik bantuan ini, seraya menjelaskan bahwa klinik tersebut didesain tidak hanya sebagai fasilitas kesehatan militer, tetapi juga sebagai pusat layanan medis yang ramah bagi warga sipil.
“Adanya dukungan dari BRI Peduli TJSL ini akan sangat membantu kami dalam meningkatkan layanan kesehatan prajurit maupun masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Kerja sama ini bukan hanya sebatas pemberian fasilitas fisik, tetapi juga simbol dari kemitraan strategis yang telah terjalin lama. BRI Branch Office Bandarjaya dan Lanud M. Bun Yamin memiliki rekam jejak kolaborasi yang kuat, terutama dalam pengelolaan payroll gaji dan kredit pinjaman bagi para prajurit.
Berita Terkait
-
Heboh Thom Haye Perkuat Persib Bandung, Turun Level atau Langkah Strategis?
-
Bek Asing Persib Bandung Beberkan Tantangan Main di BRI Super League
-
Thom Haye Resmi ke Persib! 300 Ribu Likes dalam Sejam, Media Belanda: Gila
-
Dari Rumah Sultan Hingga Jeritan Istri: 6 Fakta di Balik Pembunuhan Sadis Kacab Bank
-
'Suami Saya Orang Baik' Jeritan Pilu Istri Kacab BRI di Tengah Kemewahan Rumah Kosong Sang Pembunuh
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
Terkini
-
Kepercayaan Pasar Jadi Taruhan, Isu Pergantian Menkeu Bisa Guncang Rupiah
-
Panas Bumi Indonesia Melesat, PGE Dapat Suntikan Dana Rp7,8 Triliun untuk 3 Proyek Strategis
-
Harga Emas Hari Ini Naik, Antam Tembus Rp2,88 Juta per Gram, Masih Jadi Investasi Incaran?
-
Bekas Klinik Peninggalan Belanda Dimanfaatkan Jadi Kebun Lidah Buaya, Nyiramnya Bisa Lewat HP
-
OJK Catat Aset Industri Asuransi Tembus Rp1,2 Kuadriliun pada April 2026, Tumbuh 3,39 Persen
-
Belanja Negara Capai Rp1.365,4 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 34,4 Persen
-
Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?
-
Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini
-
MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak
-
Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah