Salah satu contoh badan yang berwenang di Amerika Serikat yaitu Minnesota Department of Agriculture (MDA) Export Certification Program yang bertanggungjawab dalam melakukan pengecekan dan sertifikasi produk yang diekspor dan diimpor.
Program tersebut bekerjasama dengan pihak USDA, pelayanan inspeksi kesehatan hewan dan tumbuhan, program karantina dan perlindungan tumbuhan, layanan ekspor untuk mengeluarkan dokumen untuk komoditas yang masuk ke luar negeri.
Pihak staf MDA juga berperan sebagai pihak yang pertama dihubungi oleh para eksportir ketika ingin masuk ke pasar internasional.
Sertifikat phytosanitary dimaksudkan untuk proses pengapalan produk ke negara lain. Namun, pada penerapannya, setiap negara memiliki kebijakan sendiri terhadap penyertaan sertifikat phytosanitary.
Ada negara yang meminta untuk melakukan beberapa prosedur persyaratan sebelum menggunakan sertifikat phytosanitary sebagai izin. Prosedur persyaratan tersebut dapat meliputi perlakuan kimia, inspeksi terhadap tumbuhan induk, dan pengujian laboratorium terhadap penyakit tumbuhan.
Sertifikat phytosanitary juga digunakan untuk produk yang dikirim ke Amerika Serikat yang membutuhkan persyaratan bebas hama tumbuhan. Secara umum, sertifikat phytosanitary digunakan ketika akan mengirimkan produk yang berisiko tinggi seperti tumbuhan hidup dari Kanada menuju Alaska atau ke Puerto Rico atau perbatasan Amerika Serikat lainnya.
Setiap sertifikat yang digunakan untuk keperluan impor dan ekspor harus memenuhi persyaratan yang ada dan harus legal atau asli. Sertifikat yang tidak memenuhi hal tersebut dapat dinyatakan sebagai tidak layak pakai atau tidak diakui.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Viral Emak-emak Jilbab Pink Tantang Aparat di Demo DPR, Pulang Cuma Senyum Ditanya Anaknya
Berita Terkait
-
4 Fakta Ahmad Sahroni Dicopot dari Kursi Pimpinan Komisi III DPR
-
Ojol Kena Gas Air Mata, Inul Daratista Ngamuk: Yang di Atas Mau Naik Gaji, di Bawah Mau Mati!
-
Heboh Video Ricuh di Polda Metro Jaya: Pengacara Publik Diusir Paksa saat Minta Anak-anak Dibebaskan
-
Viral Emak-emak Jilbab Pink Tantang Aparat di Demo DPR, Pulang Cuma Senyum Ditanya Anaknya
-
Heroik di Tengah Demo, Sosok Ibu Jilbab Pink Pulang ke Rumah dengan Ucapan yang Bikin Haru
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi