- Warren Buffett tetap hidup sederhana meski sangat kaya
- Ia masih tinggal di rumah lama yang dibelinya sejak 1958
- Gaya hidup hematnya kontras dengan miliarder lain yang hidup mewah
Suara.com - Warren Buffet memilih hidup sederhana meskipun menjadi salah satu orang terkaya di dunia.
Pria berusia 94 tahun ini masih menyimpan uangnya rapat-rapat dan ia juga mengendarai mobil dengan plat nomor "HEMAT".
Terlebih lagi, Buffett masih tinggal di rumah yang sama yang dibelinya pada tahun 1958 dengan harga 31.500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 519 juta.
Rumah itu memiliki lima kamar tidur dan dua setengah kamar mandi di Omaha Nebraska.
Dilansir CBS News, Jumat (5/9/2025), rumahnya seluas 6.570 kaki persegi (sekitar 65 meter persegi) ini dibangun pada tahun 1921.
Saat ini, nilainya sekitar 1,3 juta dolar AS dan jauh dari kemewahan yang bisa ditinggali Buffett.
Jika nilainya dibagi dengan kekayaannya saat ini, ia bisa membeli rumah itu sekitar 129.000 kali lipat sekarang.
Preferensi Buffett untuk hunian sederhana sangat berbeda dengan beberapa rekan sejawatnya di klub miliarder.
Seperti contoh Bill Gates, yang memiliki rumah megah dengan tujuh kamar tidur dan 24 kamar mandi, dilengkapi ruang trampolin, kolam renang dalam ruangan, dan sauna.
Baca Juga: Orang Terkaya di Dunia Tiba-tiba Mau Gugat Apple, Ada Apa?
Secara keseluruhan, rumah tersebut kira-kira 10 kali lebih besar daripada Buffett.
Apalagi, pilihan miliarder lainnya memilih untuk tinggal lebih dekat dengan sinar matahari di negara bagian seperti Florida, di mana salah satu wilayahnya dijuluki "Pantai Miliarder".
Nama-nama seperti Donald Trump dan Ken Griffin dapat ditemukan pada akta properti di samping rumah-rumah yang dipasarkan dengan harga hingga 88 juta dolar AS atau sekitar Rp 1,4 triliun.
Namun, keputusan Buffett untuk mempertahankan rumahnya di pinggiran kota Nebraska, yang biaya hidupnya jauh lebih rendah daripada New York City atau Beverly Hills.
Kemungkinan ini merupakan bagian dari strateginya untuk hanya menghabiskan uang ketika benar-benar diperlukan.
Berita Terkait
-
Intip Kekayaan CEO America Airlines yang Pesawatnya Terbelah Menjadi Tiga Bagian
-
Daftar 10 Orang Terkaya Indonesia Januari 2025, Prajogo Pangestu Belum Terkalahkan!
-
Cara Bill Gates Habiskan Hartanya yang Mencapai Rp 2.611 Triliun
-
Nikahi Orang Terkaya di Dunia, 5 Artis Ini Bisa Dapat Harta Warisan Rp 324 Triliun
-
Janji Anies Tarik Pajak 100 Orang Terkaya Dibandingkan dengan Kenaikan PPN, Warganet: Udah Dispill Caranya...
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah