Suara.com - Kekayaan bertambah karena Elon Musk mendapatkan paket gaji terbaru dari Tesla.
Hal ini disebabkan para dewan direksi Tesla mengumumkan paket gaji baru yang besar bagi CEO-nya agar tetap fokus pada produsen kendaraan listrik
Paket gaji tersebut akan memberinya tambahan saham Tesla jika perusahaan mampu tumbuh jauh melampaui nilainya saat ini.
Lalu, bakal mendapatkan kapitalisasi pasar jauh lebih besar daripada yang pernah dicapai perusahaan mana pun.
Paket gaji Musk sebelumnya, yang secara signifikan menambah kekayaannya yang besar, juga menjabarkan rencana pertumbuhan ambisius yang dulunya tampak mustahil.
Tetapi, Tesla dapat mencapainya dengan mudah.
Dilansir CNN International, Senin (9/8/2025), paket gaji baru tersebut dapat memberi Musk 423,7 juta lembar saham Tesla tambahan.
Saham-saham tersebut akan bernilai 143,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 2.367 triliun pada nilai saham saat ini.
Namun, Musk hanya akan mendapatkan saham tersebut jika nilai saham Tesla meningkat signifikan di tahun-tahun mendatang.
Baca Juga: Jepang Gak Main-Main! Upah Minimum Naik Drastis, Gajian Rp21 Juta Sebulan Bukan Mimpi
Nilai saham perusahaan harus mencapai 8,5 triliun dolar AS.
Jika berhasil, sebanyak 423,7 juta saham baru yang akan didapatkan Musk dalam paket ini akan bernilai hampir 1 triliun dolar AS.
Terlebih, kemungkinan saham Tesla mampu mencapai nilai kapitalisasi pasar 8,5 miliar dolar AS.
Maka, perusahaan tersebut bisa menjadi paling berharga yang pernah ada.
Nilainya akan kira-kira dua kali lipat nilai pasar Nvidia (NVDA) saat ini, perusahaan paling berharga di pasar saat ini.
Tesla sudah menjadi produsen mobil paling berharga dengan selisih yang besar, meskipun produsen mobil lama, seperti produsen mobil paling berharga kedua, Toyota, menjual jauh lebih banyak kendaraan dan kini menghasilkan lebih banyak keuntungan.
Tag
Berita Terkait
-
Jepang Gak Main-Main! Upah Minimum Naik Drastis, Gajian Rp21 Juta Sebulan Bukan Mimpi
-
Sejarah Gaji DPR RI: Dari Terikat Presensi Kehadiran Hingga Tunjangan Ratusan Juta
-
40.000 Karyawan Hyundai Rencana Mogok Kerja 3 Hari, Tuntut Naik Gaji
-
Belum Bayar Tagihan Awal Bulan? Coba Keberuntungan Klaim 5 Saldo Dana Kaget Ini
-
NasDem Desak DPR Hentikan Gaji dan Tunjangan Buat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Di Balik Progres Percepatan Sekolah Rakyat: Dedikasi Tinggi dan Komitmen Tanpa Kompromi Para Pekerja
-
Kredit Komersial BRI Melesat 58,4 Persen, Meroket Jadi Rp61,4 Triliun
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Gurita Bisnis Ekstraktif di Lingkaran Kabinet Merah Putih, Siapa Saja Pemainnya?
-
Belanja Daerah Lamban, OJK Minta BPD Manfaatkan Dana Pemda
-
Harga Bawang dan Cabai Kompak 'Terbang' Hari Ini
-
Siaga Satu! Harga Minyak Mentah Dunia Dekati USD 108 Per Barel
-
Tensi Timur Tengah Mereda, Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.211 Per Dolar AS
-
IHSG Bangkit Melesat Tinggi ke Level 7.200 di Senin Pagi
-
Bidik Nasabah Kelas Atas, BRI Life Bedah Strategi Kelola Kekayaan