Suara.com - Baca 10 detik
- Serikat pekerja Hyundai Korea Selatan umumkan mogok kerja tiga hari
- Tuntutan meliputi jam kerja lebih pendek, kenaikan upah, dan bonus 30 persen dari laba
- Aksi ini didukung mayoritas anggota dan dilakukan di berbagai pabrik besar Hyundai
Serikat pekerja produsen mobil Korea Selatan, Hyundai Motor, akan melakukan aksi mogok.
Para pekerja akan mogok selama tiga hari minggu ini di pabrik-pabrik di seluruh Korea Selatan.
Dilansir CBS News, Kamis (4/9/2025), aksi ini dilakukan dalam mendorong upaya menuntut jam kerja lebih pendek dan upah yang lebih tinggi.
Apalagi, serikat pekerja perusahaan di Korea beranggotakan sekitar 40.000 orang, akan melancarkan aksi mogok di berbagai pabrik di wilayah Korea Selatan.
Termasuk pabrik di Ulsan, Jeonju, dan Asan, menurut pemberitahuan tersebut.
Para pekerja akan meninggalkan pekerjaan mereka selama dua jam pada hari Rabu dan Kamis, dan empat jam pada hari Jumat.
Keputusan untuk melancarkan aksi mogok ini muncul setelah mayoritas anggota serikat pekerja memberikan suara pada 25 Agustus untuk mendukung rencana tersebut.
Serikat pekerja meminta manajemen untuk membayar bonus sebesar 30 persen dari laba bersih perusahaan pada tahun 2024.
Baca Juga: Hyundai Creta King Limited Edition Hadir Serba Hitam Sebagai Perayaan Satu Dekade
Lantaran, Hyundai mencatat rekor pendapatan tertinggi dari pertumbuhan di AS.
Serikat pekerja juga ingin menaikkan usia pensiun menjadi 64 tahun dari usia 60 tahun yang dijamin secara hukum, serta beralih ke minggu kerja 4,5 hari.
Sebagai informasi, aksi mogok serikat pekerja ini pernah dilakukan beberapa tahun lalu.
Salah satunya tahun 2003, para serikat pekerja Hyundai termasuk di antara kelompok pekerja Korea pertama yang mencapai kesepakatan dengan manajemen mengenai lima hari kerja seminggu.
Mereka merupakan kelompok buruh terbesar dan paling berpengaruh di Korea.
Lalu, pada bulan Desember 2024, mereka melalukan protes terhadap deklarasi darurat militer yang gagal oleh mantan Presiden Yoon Suk Yeol, para pekerja Hyundai yang tergabung dalam serikat pekerja. Aksi mogok ini dilakukan selama dua hari.
Tag
Berita Terkait
-
Ahok Tegur Legislator PDIP Gegara Diam soal Kenaikan Gaji Anggota DPR
-
Gaji PNS Batal Naik Tahun Depan, DPR: Situasi Rakyat Sedang Tidak Baik-Baik Saja
-
Kesenjangan Pendapatan: Gaji dan Tunjangan DPR Capai Puluhan Juta, UMP Tertinggi Hanya Rp5,3 Juta
-
Era Jokowi Naik 8%, Era Prabowo Gaji PNS Masih Mandek
-
Prabowo Fokus Program Prioritas, Pemerintah Memang Tak Anggarkan Kenaikan Gaji PNS di APBN 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM
-
Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online
-
Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika
-
Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
-
Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa
-
Aturan Pajak Marketplace Resmi Berlaku, Cek Daftar Omzet yang Bebas Potongan
-
Purbaya Yakin Harga Pertamax Segera Turun, Kapan?
-
Mantan Jenderal Kuasai BUMN Tambang! Antam, Timah dan Bukit Asam Kini Dipimpin Lulusan Akmil
-
Dompet Lebih Aman! Harga Cabai, Ayam, dan Telur Turun Serentak Hari Ini
-
Rupiah Masih Loyo Pagi Ini, Berpeluang Sentuh Rp18.000