Suara.com - Sungai adalah jantung peradaban dan sumber kehidupan yang tak tergantikan. Sejak dahulu, sungai telah menjadi pusat pertumbuhan berbagai budaya dan peradaban.
Kini, fungsi sungai telah berkembang, tidak hanya sebagai sumber air, pangan, dan energi, tetapi juga menjadi daya tarik utama dalam industri pariwisata yang menopang perekonomian masyarakat.
Namun, tantangan serius datang dari pencemaran akibat limbah dan sampah, yang mengancam keberlanjutan sungai dan potensi wisatanya.
Menyadari pentingnya peran sungai, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menggandeng masyarakat untuk menjaga sungai agar tetap sehat dan menjadi magnet wisata.
Hal ini selaras dengan pernyataan Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, yang menyebut bahwa pariwisata tidak akan hidup tanpa sungai yang sehat.
Program "Jaga Sungai, Jaga Kehidupan"
Dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional yang jatuh setiap 27 Juli, BRI Peduli meluncurkan program "Jaga Sungai, Jaga Kehidupan".
Salah satu kegiatan utamanya adalah aksi bersih-bersih sungai dan edukasi lingkungan, yang baru-baru ini dilaksanakan di Sungai Last Point, anak Sungai Tukad Badung, Denpasar, Bali.
Area ini merupakan bagian dari zona konservasi mangrove Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, yang dikenal sebagai destinasi ekowisata favorit wisatawan domestik maupun mancanegara.
Baca Juga: MTF Market "Pixel World" Hadir di Makassar, BRI & Suara.com Sajikan Event Seru
Aksi ini berhasil menggerakkan 242 warga dan 200 aktivis peduli sampah untuk bergotong-royong membersihkan sungai sepanjang 70 meter.
Sampah yang terkumpul kemudian dipilah menjadi organik dan anorganik. Sampah organik dimanfaatkan untuk kompos, pakan ternak, dan urban farming, sementara sampah anorganik dicacah dan dijual ke pengepul.
Dari kegiatan ini, berhasil dikumpulkan 3.262 kg sampah anorganik, dengan tingkat kejernihan air meningkat hingga 69% dan potensi reduksi emisi karbon mencapai 9,79 ton CO2.
Program BRI ini tidak hanya berfokus pada pembersihan fisik, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga sungai.
Edukasi pemilahan sampah menjadi bagian integral untuk menciptakan ekosistem wisata yang berkelanjutan. Diharapkan, para wisatawan pun dapat ikut berpartisipasi dengan lebih peduli terhadap lingkungan mereka.
Sejak diluncurkan pada tahun 2020, program "Jaga Sungai, Jaga Kehidupan" telah berhasil merevitalisasi lebih dari 100 sungai di berbagai daerah di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi
-
Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan
-
Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah
-
Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO
-
Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?
-
QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat
-
India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan
-
Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?
-
Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada
-
Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%