Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan terus menguatkan komitmen berperan aktif dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja di lingkungan perusahaan peserta. Melalui program promotif dan preventif, BPJS Ketenagakerjaan berupaya untuk mendorong perusahaan agar memiliki Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). BPJS Ketenagakerjaan melakukan kunjungan ke PT Kahatex dalam rangkaian kegiatan Perusahaan Sadar (Pasar) Budaya K3.
PT Kahatex menjadi salah satu perusahaan yang terpilih dalam program Pasar Budaya K3, karena kepatuhannya dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus komitmennya terhadap penerapan K3.
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Roswita Nilakurnia menjelaskan bahwa Program Pasar Budaya K3 merupakan kegiatan terbaru dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai implementasi dari Permenaker No. 10 Tahun 2016 yang mengamanahkan BPJS Ketenagakerjaan untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja.
“Kami memberikan apresiasi kepada PT Kahatex karena bersedia menjadi bagian dari Pasar Budaya K3 BPJS Ketenagakerjaan yang berkomitmen terhadap perlindungan K3 bagi karyawan,” ucap Roswita.
Kegiatan Promotif Preventif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seluruh insan perusahaan, mulai dari manajemen hingga pekerja, terhadap pentingnya penerapan K3.
Kegiatan Promotif Preventif yang dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2025 yaitu Perusahaan Sadar (Pasar) Budaya K3, penyediaan Alat Pelindung Diri (APD), workshop Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dasar, training K3 rumah sakit, Defensive Driving Training (DDT), webinar mental health dan healthy lifestyle for worker.
Dalam kesempatan ini BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan K3 Award kepada 20 departemen PT Kahatex yang telah berhasil menerapkan standar K3 secara konsisten dan menyeluruh. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa aspek keselamatan kerja tidak hanya menjadi tanggung jawab manajemen, tetapi juga telah menjadi budaya yang mengakar di seluruh lapisan perusahaan.
Pada kesempatan yang sama Direktur PT Kahatex, Patrick Widjaja Trisna menyampaikan ucapan terima kasih karena PT Kahatex terpilih menjadi salah satu Perusahaan Sadar Budaya K3.
“Kami selalu concern terhadap K3 untuk melindungi karyawan dari kecelakaan kerja, melalui program promotif dan preventif juga telah kami lakukan dengan training-training dan penggunaan APD. Hari ini kami diberikan apresiasi salah satunya tadi diberikan APD secara simbolis dan pemberian award pada departemen yang minim kecelakaan kerja,” ungkap Patrick.
Baca Juga: Pemerintah Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pengusaha UMKM, Dukung UMKM Naik Kelas
Sebagai rangkaian kegiatan Pasar Budaya K3 BPJS Ketenagakerjaan di Lingkungan PT Kahatex, BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan berupa 500 unit safety hat kepada PT Kahatex. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan standar keselamatan kerja bagi para pekerja.
Roswita menyampaikan K3 bukan sekadar kewajiban, tetapi merupakan fondasi utama dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, aman, dan berkelanjutan. Setiap perusahaan, apapun bidang usahanya, bertanggung jawab untuk melindungi keselamatan pekerja sebagai aset terpenting perusahaan.
“Kami akan terus melakukan sosialisasi akan pentingnya K3, kami harap ini bukan menjadi akhir tapi menjadi awal sebagai hubungan berkesinambungan terhadap budaya K3 kedepannya,” tutup Roswita. ***
Berita Terkait
-
Pemerintah Dorong Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Pengusaha UMKM, Dukung UMKM Naik Kelas
-
Pemerintah: Peserta BPJS Ketenagakerjaan Bisa Kredit Rumah dengan Bunga Rendah
-
Ajakan Andre Taulany Kepada Seluruh Pekerja Indonesia: Jadilah Peserta BPJS Ketenagakerjaan
-
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kajian Perlindungan Ojek Online, Bagian dari Meaningfull Participation
-
Gandeng Sampoerna dan BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker Gelar Program Peduli PHK
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional
-
3 Saham Paling 'Sibuk' pada Sesi I, IHSG Ambrol di Zona Merah