-
Importa kembali meraih Top Brand Award 2025 dengan indeks 39,6%
-
Kesuksesan Importa berawal dari inovasi lemari berbahan dasar besi yang tahan rayap dan jamur sejak 2017
-
Dengan 4.500 mitra toko dan 22 gudang, Importa menargetkan Filipina sebagai langkah awal menuju pasar global.
Hingga 2025, Importa telah memiliki lebih dari 4.500 mitra toko mebel di seluruh Nusantara, dengan 22 gudang strategis untuk menjaga ketersediaan produk.
Bukan sekadar hubungan jual-beli, ia juga memberikan edukasi berupa pelatihan dan pendampingan digital marketing.
"Kami ingin toko-toko kecil bisa naik kelas. Bisa jualan produk berkualitas dengan margin sehat,” ungkap Nizar.
Kini, setelah dua tahun berturut-turut meraih Top Brand Award dan menjual hampir 40.000 unit lemari per bulan, mimpi Nizar tidak berhenti di Indonesia. Ia sudah membidik panggung yang lebih besar.
“Cita-cita mimpi kita dalam waktu dekat mau ekspansi ke ASEAN. Target tahun depan masuk Filipina. Pengennya brand lokal ke global,” tutup Nizar.
Berita Terkait
-
Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global
-
Gunakan Font Multibahasa untuk Menembus Pasar Global
-
SWI Perluas Jangkauan Pasar Hingga Afrika Selatan
-
Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global
-
5 Merek HP Terlaris di Pasar Global 2025: Samsung Nomor Satu, Xiaomi Peringkat Ketiga
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari