-
Importa kembali meraih Top Brand Award 2025 dengan indeks 39,6%
-
Kesuksesan Importa berawal dari inovasi lemari berbahan dasar besi yang tahan rayap dan jamur sejak 2017
-
Dengan 4.500 mitra toko dan 22 gudang, Importa menargetkan Filipina sebagai langkah awal menuju pasar global.
Suara.com - Sebagai pelopor lemari pakaian berbahan dasar besi, Import sukses menorehkan prestasi membanggakan dengan kembali meraih Top Brand Award 2025 untuk kategori Furniture Besi.
Penghargaan bergengsi yang diserahkan di Intercontinental Bali Resort, Jimbaran (12/8/2025) ini menjadi penegasan atas dominasi Importa sebagai pemimpin pasar.
Dengan Top Brand Index mencapai 39,6%, angka ini merefleksikan kepercayaan solid dari jutaan keluarga di Indonesia.
Namun, di balik kilau penghargaan ini, tersimpan sebuah kisah perjuangan, inovasi, dan konsistensi yang dibangun dari nol.
Kisah Importa dimulai dari sebuah ruko sederhana berukuran 8x12 meter di Temanggung. Di sanalah sang pendiri sekaligus CEO Importa Group, Nizar Bawazier, merintis mimpinya.
Ia melihat sebuah celah di pasar: masyarakat mendambakan furniture yang tidak hanya stylish dan fungsional, tetapi juga awet dan terjangkau.
“Kami bisa menyebut pemimpin pasar di kategori ini (furniture dengan bahan dasar besi). Kami menghadirkan yang stylist, fungsional, dan harga terjangkau. Stylist dapat fungsi dapat harga murah,” ujar Nizar Bawazier.
Perjalanan Nizar menemukan formula kesuksesan tidaklah instan. Pada tahun 2009, berbekal tekad besar dan modal seadanya, ia nekat berangkat ke China untuk belajar langsung dari pameran furniture terbesar di dunia.
"Yang penting berangkat dulu. Cah SMA modal wani wae (berani saja)," kenangnya.
Baca Juga: Pertamina Tempa 30 UMKM Jadi Eksportir Tangguh, Perkuat Ekonomi Nasional
Dari perjalanannya di China, Nizar membawa pulang sebuah gagasan revolusioner. Ia melihat pasar furniture Indonesia saat itu didominasi oleh produk particle board yang rentan rusak oleh jamur dan rayap di iklim tropis. Ia tahu, harus ada solusi.
Pada tahun 2017, ia memperkenalkan sebuah terobosan: lemari pakaian berbahan dasar besi. Sebuah solusi anti rayap dan anti jamur yang pada awalnya justru ditertawakan. Meski idenya dianggap aneh, Nizar tak goyah.
"Aku bilang ini lemari masa depan. Awalnya sales kecil, lalu aku mulai printing pattern biar tampilannya beda. Lama-lama laku juga," kata Nizar.
Keyakinannya terbukti. Inovasi ini menjadi titik balik. Dengan harga yang terjangkau, tampilan menarik, dan daya tahan yang superior, lemari besi Importa booming di pasaran, terutama di segmen menengah ke bawah yang selama ini minim pilihan berkualitas.
Membangun Ekosistem, Merangkul Mimpi Global
Kesuksesan Importa tidak dibangun seorang diri. Nizar secara sadar membangun sebuah ekosistem kemitraan yang kuat.
Berita Terkait
-
Didukung Ekosistem Digital Telkom, UMKM Pekalongan Tembus Pasar Global
-
Gunakan Font Multibahasa untuk Menembus Pasar Global
-
SWI Perluas Jangkauan Pasar Hingga Afrika Selatan
-
Pesta Rakyat Brisbane 2025: Pertamina Bawa UMKM Tembus Pasar Global
-
5 Merek HP Terlaris di Pasar Global 2025: Samsung Nomor Satu, Xiaomi Peringkat Ketiga
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
OJK Tekankan Pentingnya Pasar Modal demi Pertumbuhan 7,5 Persen, Tapi Modal Asing Terus Kabur
-
Wamen ESDM Buka Suara soal Ganti Rugi Blackout Listrik Sumatra
-
Usai 1 Persen Saham Negara Masuk, Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN
-
BTN Akuisisi Portofolio Kredit SMBCI Rp20 Triliun untuk Perkuat Transformasi Beyond Mortgage
-
5 Rekomendasi Investasi di 2026 untuk Dapat Passive Income, Aman dan Menguntungkan
-
Wamenkeu Ungkap 3 Sumber Krisis Ekonomi Negara, Gimana Nasib RI?
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
Rezim Prabowo Semakin Bergerak ke Arah Sosialisme
-
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Berlabel BUMN
-
Mendag Tegaskan Izin Ekspor Masih di Kemendag, Bukan Wewenang Danantara