-
PT PPI ekspor 131,28 MT kopi robusta Lampung dan Malang ke Mesir
-
Ekspor ini perkuat posisi kopi Indonesia di pasar global dan lokal
-
Sepanjang 2025, PT PPI sudah ekspor 685,68 MT kopi ke Mesir
Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) terus memasarkan produk kopi dalam negeri ke pasar global. Kali ini, PT PPI melakukan ekspor kopi green bean jenis robusta ke Mesir dengan total volume 131,28 MT yang berasal dari Lampung dan Malang.
PT PPI mengekspor sebanyak 52,08 MT kopi robusta asal Malang sebagai bagian dari upaya PPI dalam memperluas akses pasar internasional bagi produk kopi Indonesia, dengan karakter rasa kuat dan menjadi salah satu produk ekspor unggulan.
Direktur Utama PT PPI, S Hernowo, mengatakan, melalui ekspor ini, PT PPI tidak hanya memperkuat posisi kopi Indonesia di pasar internasional, namun juga mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan petani kopi di Malang dan Lampung.
"PPI akan terus mendorong ekspor produk-produk strategis, termasuk kopi, untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional dan membuka peluang lebih luas bagi pelaku usaha dan petani kopi dalam melakukan ekspor," ujar Hernowo di Jakarta, Selasa (7/10/2025).
Sebelumnya, 79,2 MT kopi robusta juga telah diekspor dari Lampung dengan dua tahap pengiriman.
Pengiriman pertama dari Lampung dilakukan sebesar 39,6 MT pada Kamis, (25/09/2025), dan pengiriman kedua sebesar 39,6 MT pada Kamis, (2/10/2025).
Ekspor bertahap ini menunjukkan permintaan yang terus tumbuh dari pasar Mesir terhadap kopi Indonesia, khususnya jenis robusta.
Sepanjang tahun 2025, PT PPI telah melakukan ekspor kopi sebanyak 685,68 MT ke Mesir.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT PPI dalam mendukung petani lokal, memperluas jangkauan ekspor, dan meningkatkan daya saing komoditas nasional di pasar global.
Baca Juga: Kopi Toejoean: UMKM Lokal Makin Kuat Bersama Rumah BUMN BRI
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru