Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI), anak usaha ID FOOD bakal memasok komoditas pangan kepada Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Komoditas pangan tersebut mulai dari minyak goreng, gula, beras, dan produk pertanian lainnya.
Direktur Utama PT PPI, S Hernowo, menjelaskan perseroan memang berperan menyediakan barang kebutuhan pokok dan produk pertanian di Kopdes Merah Putih.
"Sehingga dapat meningkatkan kapasitas koperasi sebagai garda terdepan perekonomian desa. Hingga saat ini PT PPI bersama ID FOOD telah melakukan tap in pada 107 dari 109 KDMP yang menjadi percontohan," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/7/2025).
Penyediaan komoditas ini merupakan sinergi antar lembaga dalam menjangkau masyarakat dan menjaga stabilitas harga serta ketersediaan barang kebutuhan pokok di desa.
Melalui jaringan koperasi desa yang tersebar di berbagai wilayah, sehingga distribusi komoditas tersebut dapat dilakukan secara efektif dan tepat sasaran.
Melalui kerja sama ini, PT PPI terus memperkuat peran koperasi dengan menyediakan pasokan komoditas pangan dan produk pertanian yang berkualitas dan terjangkau.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut asal mula pemerintah membentuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. Menurutnya, pembentukan Kopdes Merah Putih merupakan mandat dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Kopdes Merah Putih juga diluncurkan agar para petani hingga produsen kecil di daerah tidak sengsara adanya tengkulak.
"Jadi, untuk memotong rantai pasok, tengkulak, pemberdayaan petani, pelaku ekonomi desa dengan prinsip gotong royong," ujarnya dalam peluncuran Kopdes Merah Putih yang dikutip dari Youtube Kemenko Pangan, Senin (21/7/2025).
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Punya Truk dan Pick Up, Prabowo: Hasil Pertanian Tidak Busuk!
Zulhas yang merupakan Ketua Satgas Koperasi Merah Putih ini mencatat, setidaknya ada 80.081 Kopdes yang terbentuk. Tapi, dari jumlah yang melimpah itu hanya 108 unit Kopdes yang dinilai siap beroperasi.
"Dalam waktu kurang dari dua bulan, telah terbentuk lebih dari 80.081 Kopdes/kelurahan Merah Putih putih secara sah, secara hukum. Dan 108 di antaranya siap beroperasi," imbuhnya.
Zulhas menambahkan, gunanya Kopdes Merah Putih juga untuk mewujudkan program Prabowo terkait swasembada pangan. Kemudian, Kopdes Merah Putih pastinya, untuk menyejahterakan para petani hingga nelayan, serta memajukan ekonomi desa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Proyek Kilang RDMP Balikpapan Habiskan 115 Ribu Ton Semen
-
Lampaui Rata-Rata Nasional, Produktivitas Jagung Dekalb Capai 7 Ton per Hektare
-
BCA Digital Bagikan Strategi Resolusi Finansial 2026
-
Harga Emas Antam di Level Rp2,88 Juta per Gram pada Sabtu
-
Laka Kerja di PLTU Sukabangun Memakan Korban, Manajemen Audit Seluruh Mitra
-
Benarkah MBG Bebani Anggaran Pendidikan?
-
Ini Tips Rencanakan Mudik Sekaligus Ide Liburan Bersama Keluarga
-
Jelang Ramadan, Jualan Online Ternyata Bisa Raup Ratusan Juta
-
Adakah Niat Jahat di Balik Kasus Korupsi Chromebook Nadiem?