- Dony Oskaria ditunjuk jadi Kepala BP BUMN.
- Dia adalah Paman dari Nagita Slavina.
- Dony juga tercatat sebagai salah satu co-founder RANS Entertainment, holding bisnis milik pasangan 'Sultan Andara' tersebut.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto hari ini secara resmi melantik Dony Oskaria sebagai Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
Pelantikan ini menandai babak baru dalam pengelolaan aset negara, sekaligus menempatkan sosok yang dikenal sebagai Paman dari Nagita Slavina itu di pucuk badan strategis yang baru dibentuk.
Upacara pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Rabu (8/10/2025). Dony Oskaria dipercaya memimpin BP BUMN, sebuah badan yang merupakan hasil transformasi dari Kementerian BUMN perubahan yang disahkan melalui revisi UU BUMN pekan lalu.
Dony Oskaria bukanlah nama baru di lingkungan BUMN, namun popularitasnya turut didorong oleh hubungan kekerabatannya dengan dunia hiburan. Ia dikenal sebagai paman dari artis papan atas Nagita Slavina, istri dari Raffi Ahmad. Menariknya, Dony juga tercatat sebagai salah satu co-founder RANS Entertainment, holding bisnis milik pasangan 'Sultan Andara' tersebut.
Jejak karier Dony Oskaria di pemerintahan dan korporasi terbilang mentereng. Sebelum diangkat menjadi Kepala BP BUMN, Dony menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN mendampingi Erick Thohir. Ia juga pernah dipercaya sebagai Direktur Utama InJourney (Holding BUMN Pariwisata) dan Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia.
Di bawah pemerintahan Prabowo, pengelolaan BUMN mengalami perombakan besar. BP BUMN yang kini dipimpin Dony tidak lagi berfungsi sebagai pengawas aset dan investasi. Fungsi pengawasan dan pengelolaan aset triliunan rupiah kini sepenuhnya dialihkan ke Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara)—di mana Dony sendiri sebelumnya menjabat sebagai Chief Operating Officer (COO).
Sebagai Kepala BP BUMN, tugas utama Dony Oskaria kini berfokus pada regulasi, kebijakan, dan pengaturan seluruh Badan Usaha Milik Negara, memastikan kerangka kerja hukum dan administrasi berjalan efektif.
Dengan rekam jejaknya yang kuat di sektor bisnis perbankan, pariwisata, hingga aviasi, penunjukan Dony Oskaria diharapkan mampu mengefektifkan transisi BUMN menuju struktur baru, memastikan badan-badan usaha milik negara beroperasi lebih efisien di bawah pengawasan regulasi yang kuat dari BP BUMN.
Baca Juga: Dipimpin Velix Wanggai, Ini Anggota Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari