- Nama Tedi Bharata menjadi sorotan setelah dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengatur atau BP BUMN.
- Tedi adalah mantan bawahan eks Menteri BUMN Erick Thohir.
- Tedi dikenal sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN sejak tahun 2021.
Suara.com - Kabinet Presiden Prabowo Subianto terus diisi oleh figur-figur baru yang energik. Terbaru, nama Tedi Bharata menjadi sorotan setelah dilantik sebagai Wakil Kepala Badan Pengatur (BP) BUMN di Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (8/10/2025).
Tedi akan mendampingi Kepala BP BUMN yang baru, Dony Oskaria, bersama Wakil Kepala lainnya, Aminuddin Ma'ruf.
Penunjukan ini menandai babak baru dalam karir Tedi Bharata, seorang profesional muda yang sebelumnya sudah punya rekam jejak mentereng di lingkungan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) alias mantan bawahan eks Menteri BUMN Erick Thohir.
Sebelum menduduki posisi strategis ini, Tedi Bharata dikenal sebagai Deputi Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Teknologi, dan Informasi Kementerian BUMN sejak tahun 2021. Pria kelahiran 31 Mei 1983 ini memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan modern:
- Pendidikan S1: Komputer dan Sistem Manajemen Informasi dari Universitas Pelita Harapan (UPH).
- Pendidikan S2: Master of Public Administration dari Columbia University, Amerika Serikat.
Latar belakang di bidang IT dan manajemen publik global menjadikan Tedi salah satu figur penting dalam upaya transformasi BUMN menjadi lebih efisien dan berbasis teknologi.
Kepindahannya dari posisi Deputi SDM, Teknologi, dan Informasi ke Wakil Kepala BP BUMN menunjukkan komitmen pemerintah untuk menempatkan SDM yang memahami tata kelola dan transformasi di pucuk pimpinan.
Badan Pengatur (BP) BUMN sendiri dibentuk untuk memperkuat peran negara dalam mengawasi dan mengarahkan BUMN agar lebih fokus pada penciptaan nilai dan kontribusi terhadap perekonomian nasional. Dengan hadirnya Tedi Bharata, diharapkan integrasi antara tata kelola sumber daya manusia yang modern dan pemanfaatan teknologi akan semakin kuat dalam tubuh BUMN.
Tedi sebelumnya juga tercatat pernah menjabat sebagai VP Office of The Board di holding BUMN tambang, MIND ID, serta menjabat sebagai Komisaris Pertamina Patra Niaga. Pengalaman yang luas di berbagai sektor BUMN ini menjadi modal utamanya dalam menjalankan tugas barunya sebagai salah satu pengatur kunci di perusahaan-perusahaan pelat merah.
Baca Juga: Prabowo Tunjuk Keluarga Sultan Andara jadi Bos BP BUMN
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari