- Stimulus ekonomi baru bertujuan untuk mendongkrak daya beli masyarakat yang selama beberapa tahun terakhir melemah akibat melambatnya perekonomian.
- Anggaran untuk stimulus ekonomi akhir tahun sudah ditetapkan.
- Paket stimulus ekonomi tambahan yang difokuskan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Suara.com - Pemerintah akan menambahkan stimulus baru untuk masyarakat menjelang akhir tahun, demikian ditegaskan oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Skema stimulus ekonomi akan segera diumumkan, karena sudah rampung dibahas.
Stimulus ekonomi baru itu bertujuan untuk mendongkrak daya beli masyarakat yang selama beberapa tahun terakhir melemah akibat melambatnya perekonomian.
"Terkait dengan stimulus sudah dibahas, tetapi nanti kita tunggu sampai kapan kita bisa mengumumkan. Tunggu dulu," ujarnya di acara TPKAD di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (10/10/2025).
Airlangga juga menerangkan bahwa pengumuman stimulus baru ini akan disampaikan sebelum bulan Oktober ini berakhir.
"Sudah (anggaran sudah dipersiapkan) nanti, kira-kira bulan ini (diumumkan), bocorannya bulan ini," tegasnya.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan akan ada paket stimulus ekonomi tambahan yang difokuskan bagi masyarakat miskin dan rentan. Program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat daya beli masyarakat.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu, Febrio Kacaribu mengatakan bahwa stimulus tambahan tersebut sedang difinalisasi dan akan memiliki nilai yang cukup besar.
“Sudah dapat arahan dari Pak Presiden, kita sedang finalisasi, akan ada insentif khususnya bantuan untuk masyarakat miskin dan rentan untuk memperbaiki daya beli akan cukup besar,” bebernya.
Kata dia, paket stimulus ekonomi sudah dibahas dalam rapat koordinasi pemerintah yang dipimpin langsung oleh Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartato.
Baca Juga: Pemerintah Tambah Stimulus Ekonomi Kuartal IV 2025, Sasar 30 juta Keluarga Penerima Manfaat
"Kita sedang finalisasi akan ada insentif, khususnya bantuan untuk masyarakat miskin dan menengah untuk memperbaiki daya beli," katanya.
Sebelumnya pada September lalu Airlangga mengatakan kan memberikan stimulus ekonomi tambahan di Kuartal IV tahun ini, yang menyasar 30 juta keluarga penerima manfaat.
"Pemerintah akan memberikan stimulus tambahan penebalan di kuartal keempat. Arahan Bapak Presiden bahwa bantalan daripada stimulus tambahan itu menjangkau 30 juta keluarga penerima manfaat," kata Airlangga.
Jika terwujud ini akan menjadi stimulus ekonomi ketiga yang diluncurkan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto sejak Juni lalu.
Stimulus pertama diluncurkan pada Juni dengan nilai Rp 24,44 triliun, serta berupa beberapa paket seperti diskon transportasi, diskon tarif listrik, penebalan bantuan sosial (bansos), dan Bantuan Subsidi Upah.
Lalu pada September pemerintah meluncurkan 8 stimulus ekonomi denga anggaran Rp 16,23 triliun. Di dalamnya pemerintah antara lain menggelar program magang nasional, bantuan pangan dan perluasan PPh pasal 21 DTP untuk pekerja di sektor terkait pariwisata.
Berita Terkait
-
Syarat dan Cara Daftar Magang Nasional 2025 Digaji UMP, Pembukaan 15 Oktober
-
Situs Program Magang Nasional Eror, Airlangga Buka Suara
-
Menteri Airlangga Dorong Pesantren Menabung Emas di Bullion Bank
-
Ekonom Sarankan Pemerintah Beri Diskon Tarif Listrik Lagi Demi Daya Beli
-
Santai! Menko Airlangga Yakin Rupiah Kebal Guncangan Shutdown Amerika!
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya