-
IHSG menguat tipis 0,02 persen, mencapai level 8.259 sesi pertama.
-
Sentimen ketegangan dagang AS-China picu gejolak di bursa saham Asia.
-
IHSG terdorong capital inflow asing sebesar Rp 6,43 triliun pekan lalu.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis di sesi pertama Senin, 13 Oktober 2025. IHSG berada di level 8.259 atau menguat 0,02 persen.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya menyebut, sentimen eksternal dari ketegangan baru tarif dagangan setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berencana mengenakan tambahan tarif 100 persen kepada China mulai 1 November 2025 jadi pemicu bursa saham Asia termasuk Indonesia bergejolak.
Namun demikian dikabarkan China membela pembatasan ekspor tanah jarang yang baru dan memperingatkan akan menyiapkan langkah-langkah terkait untuk melawan tarif baru AS.
"Pasar menilai ancaman tarif baru Presiden AS Donald Trump terhadap Tiongkok akan memanas, tentunya ini berpotensi ketidakpastian gencatan dagang kedua negara tersebut," tulis Pilarmas Investindo Sekuritas.
Sementara dari internal, IHSG terdorong katalis positif dari capital outflow asing pada pekan kedua Oktober 2025.
Bank Indonesia (BI) mencatatkan bahwa sepajang pekan kedua Oktober tahun ini aliran modal asing masuk (capital inflow) ke Indonesia mencapai Rp 6,43 triliun.
Hal ini menunjukkan bahwa investor asing mulai kembali melakukan akumulasi, menandakan bahwa mereka secara bertahap kembali memasuki pasar saham Indonesia.
Pada sesi pertama hari ini, saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar TRJA, GZCO, MRAT, ASPI, PORT. Sedangkan saham-saham yang mengalami penurunan terbesar POLU, UANG, HOPE, JECC, DWGL.
Baca Juga: CBRE Punya Hubungan dengan Emiten RAJA? Ini Penjelasan dan Klarifikasinya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan