-
IHSG ditutup merosot 0,19 persen di tengah dominasi penguatan bursa Asia.
-
Pelemahan dipicu penurunan PNBP dan kekhawatiran perang dagang AS-China.
-
Sektor infrastruktur menguat, namun sektor teknologi anjlok paling tajam.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup kembali merosot pada perdagangan, Rabu, 15 Oktober 2025. IHSG berada di level 8.015 atau turun 0,19 persen.
Pilarmas Investindo Sekuritas dalm riset hariannya, menyebut saham-saham sektor infrastruktur paling kuat naiknya hari ini sebesar 0,19 persen. Sedangkan, saham-saham sektor teknologi yang paling anjlok sebesar 3,65 persen.
Sementara, bursa Asia di dominasi penguatan, setelah pernyataan bernada dovish dari Ketua The Fed, Jerome Powell, serta laporan kinerja positif bank-bank di AS yang meningkatkan selera risiko global.
"Selain itu, tekanan deflasi yang berkelanjutan di China memicu spekulasi adanya stimulus baru. Di sisi perdagangan, investor juga mencermati meningkatnya ketegangan antara AS dan China menjelang pertemuan yang dinanti antara Donald Trump dan Xi Jinping akhir bulan ini," Tulis Pilarmas Investindo.
Dari dalam negeri, pelemahan IHSG melemah yang disebabkan oleh realisasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga akhir September turun 19,8 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
"Hal ini terjadi pasca dividen BUMN mulai masuk ke Danantara. Selain itu, kekhawatiran perang dagang Amerika Serikat dan China masih cukup terasa," tulis Pilarmas Investindo.
Sepanjang hari ini Indeks LQ45 bergerak menguat. Saham–saham yang mendominasi penguatan diantaranya MAPA, ISAT, JPFA, ACES, INCO. Sedangkan saham–saham yang mendominasi penurunan diantaranya MEDC, PTBA, ADMR, EXCL, PGAS.
Sepanjang perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar di antaranya KICI, MBTO, CBRE, SOHO, PUDP. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya SOSS, SSTM, MLPT, ASRM, AYLS.
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 35,30 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 29,93 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,68 juta kali.
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat, Tapi Rawan Koreksi Dipengaruhi Perang Dagang
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 242 saham bergerak naik, sedangkan 475 saham mengalami penurunan, dan 239 saham tidak mengalami pergerakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
- 5 Parfum Wanita Terbaik untuk Acara Malam, Wanginya Elegan dan Memikat
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Menunggu 22 Tahun Hingga Hamil di Usia 45: Kisah Nyata Perjuangan Bayi Tabung yang Menginspirasi
-
Euforia Piala Dunia 2026 Tak Cukup Selamatkan Ekonomi Meksiko: Stadion Penuh, Pemasukan Lesu
-
KPK Tolak Laporan Menhut Raja Juli Kembalikan Amplop Bupati Kuansing
-
Jejak Brutal MYF: Pembacok Samurai di Lumajang yang Ternyata Predator Pemerkosa Driver Ojol
-
Detik-detik Kakek Saniman Terhantam CBR Saat Putar Balik di Watudakon Jombang
-
Jika Argentina Juara, Benarkah Dinasti Baru Sepak Bola Dunia Resmi Dimulai?
-
Deschamps Akui Prancis dan Inggris Sama-sama Ogah Main, tapi Tetap Serius Bidik Tempat Ketiga
-
Pulau Panggang Krisis BBM, Nelayan Terancam Tak Bisa Melaut
-
Misteri Pembunuhan di Ruangan Tertutup dalam Novel Everything Becomes F
-
Panut Rilis Buku Otobiografi, Tegaskan Komitmen Kawal Benteng Hijau Sumatra