- Laba bersih UNVR pada Kuartal III 2025 mencapai Rp1,18 triliun.
- Akumulasi penjualan 9M25 pun tercatat Rp27,6 triliun.
- Dividen spesial ini diperkirakan memberikan yield (imbal hasil) sekitar 4%,.
Selain dividen, perusahaan juga telah aktif melakukan program pembelian kembali saham (buyback). Sejak diumumkan pada Juli, UNVR telah membeli kembali 168,8 juta saham, dengan total nilai treasury shares mencapai Rp285 miliar per akhir September.
Dikutip dari kajian BNI Sekuritas, meski margin Kuartal III 2025 sangat kuat, manajemen mengisyaratkan akan ada biaya restrukturisasi lain yang harus dibukukan pada Kuartal IV 2025. Biaya ini berpotensi menekan margin secara temporer.
Analisis saham memperkirakan laba bersih UNVR untuk tahun 2025 secara keseluruhan akan dipangkas sekitar 7% karena asumsi margin yang lebih rendah di Kuartal IV, meskipun proyeksi pendapatan tetap ditingkatkan.
Analisis mempertahankan rekomendasi BELI untuk saham UNVR, baik untuk jangka waktu 3 bulan maupun 12 bulan, dengan target harga (Target Price/TP) yang ditingkatkan menjadi Rp2.500 per saham.
Peningkatan target harga ini mencerminkan visibilitas pertumbuhan yang semakin baik dan didasarkan pada valuasi yang menarik. Risiko utama yang perlu diwaspadai investor adalah potensi eksekusi yang lebih lambat dari rencana restrukturisasi.
Desclaimer: Redaksi tidak pernah menyarankan atau meminta pembelian instrumen investasi melainkan hanya menyampaikan informasi. Segala keputusan dan risiko ada di tangan pembaca.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Kementan Pastikan Stok Daging Sapi Aman Jelang Idul Adha 2026
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya